Breaking News:

Kabupaten Sukoharjo

Tiga Aset Gedung Diratakan, Diskopumdag Sukoharjo Mulai Susun Studi Kelayakan Pujasera

Rencana pembangunan gedung Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) di Kabupaten Sukoharjo memasuki tahapan penyusunan dokumen.

Tayang:
Editor: Delta Lidina
TribunSolo/Anang Ma'ruf
PEMBANGUNAN DI SUKOHARJO - Potrait aset gedung yang sudah dibongkat Pemkab Sukoharjo guna pembangunan gedung Pujasera, Selasa (27/1/2026). 

TRIBUNNEWSMAKER.COM, SUKOHARJO - Rencana pembangunan gedung Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) di Kabupaten Sukoharjo yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada tahun 2026 kini memasuki tahapan penyusunan dokumen studi kelayakan.

Berdasarkan pantauan TribunSolo.com, sebelumnya Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Sukoharjo telah melakukan penghapusan aset berupa dua bangunan dan satu lapangan tenis. 

Lahan dari aset yang dihapus tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk pembangunan gedung Pujasera.

Proses pembongkaran aset dilakukan selama kurang lebih satu bulan hingga seluruh bangunan dan fasilitas yang ada diratakan dengan tanah. 

Setelah tahapan tersebut rampung, pembangunan fisik gedung Pujasera akan dilanjutkan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) Sukoharjo.

Kepala Diskopumdag Sukoharjo, Sumarno, mengatakan saat ini pihaknya fokus pada penyusunan dokumen perencanaan sebagai dasar pelaksanaan proyek.

“Setelah ini kami menyusun dokumen studi kelayakan. Nanti akan berjalan paralel dengan penyusunan Detail Engineering Design (DED). Setelah DED selesai, dilanjutkan dengan proses lelang, dan setelah lelang baru dilakukan eksekusi pelaksanaan pembangunan. Itu tahapan-tahapan dokumennya,” jelas Sumarno, Selasa (27/1/2026).

PEMBANGUNAN DI SUKOHARJO - Potrait Aset gedung yang sudah dibongkat Pemkab Sukoharjo guna pembangunan gedung Pujasera, Selasa (27/1/2026).
PEMBANGUNAN DI SUKOHARJO - Potrait aset gedung yang sudah dibongkat Pemkab Sukoharjo guna pembangunan gedung Pujasera, Selasa (27/1/2026). (TribunSolo/Anang Ma'ruf)

Ia menambahkan, untuk tahap awal di lapangan akan dilakukan sejumlah pekerjaan pendukung, seperti pemadatan dan pengurukan tanah, serta pemasangan pagar di area proyek.

“Untuk lahan atau fisik nanti tentu ada progres-progres awal, seperti pemadatan, pengurukan, dan pemagaran lokasi, sebagaimana proyek-proyek pembangunan pada umumnya,” imbuhnya.

Baca juga: Tekankan Program Sukoharjo Mengaji, Bupati Etik Ingatkan Kerukunan Umat Beragama

Terkait sosialisasi kepada para pedagang, Sumarno mengungkapkan secara resmi melalui surat memang belum dilakukan. 

Namun komunikasi dan koordinasi dengan paguyuban pedagang sudah berjalan.

“Secara bersurat memang belum, tetapi dengan para paguyuban sudah kami lakukan. Sosialisasi ini juga masih menunggu DED terlebih dahulu, supaya nanti kami bisa menjelaskan gambarannya seperti apa,” katanya.

Ia memastikan pembangunan gedung Pujasera tidak akan mengganggu aktivitas para pedagang di sekitar alun-alun. 

Selama proses perencanaan hingga pelaksanaan awal, aktivitas perdagangan tetap berjalan seperti biasa.

“Pedagang di sekitar alun-alun tetap bisa berjualan seperti biasa, tidak terganggu,” pungkas Sumarno. (TribunSolo.com, Anang Ma'ruf)

Tags:
Pemkab SukoharjoEtik Suryani
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved