Kabinet Merah Putih
Anies Baswedan Sentil Keras Pemerintahan Prabowo: Kebijakan Dinilai Plin-plan dan Minim Transparansi
Anies Baswedan kritik keras pemerintahan Prabowo, soroti kebijakan plin-plan dan minim transparansi.
Editor: Eri Ariyanto
Ringkasan Berita:
- Anies Baswedan mengkritik pemerintahan Prabowo Subianto yang dinilai tidak transparan dan sering mengubah kebijakan.
- Anies menyoroti pelemahan rupiah, naiknya harga kebutuhan pokok, hingga menurunnya daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian global.
- Ia mendesak pemerintah lebih jujur dan konsisten dalam menyampaikan kondisi ekonomi serta arah kebijakan nasional kepada publik.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, kembali melontarkan kritik tajam terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terkait arah kebijakan nasional yang dinilai tidak konsisten.
Dalam pernyataannya, Anies Baswedan menyoroti sejumlah keputusan pemerintah yang dianggap berubah-ubah dalam waktu singkat sehingga memunculkan kebingungan di tengah masyarakat.
Anies Baswedan juga menilai pola komunikasi pemerintah saat ini masih minim keterbukaan, terutama dalam menjelaskan alasan di balik berbagai kebijakan strategis yang berdampak langsung pada publik.
Menurut Anies, ketidakjelasan arah kebijakan berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah apabila tidak segera dibenahi secara serius.
Sorotan tersebut mencuat di tengah situasi ekonomi dan politik nasional yang sedang menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir.
Berbagai kebijakan pemerintah belakangan memang kerap menuai pro dan kontra, mulai dari sektor ekonomi, subsidi, hingga langkah-langkah pengelolaan anggaran negara.
Anies pun menegaskan bahwa kritik yang disampaikannya merupakan bagian dari upaya menjaga demokrasi agar pemerintah tetap terbuka terhadap masukan dan pengawasan publik.
Pernyataan itu langsung memicu reaksi luas dari berbagai kalangan, termasuk pendukung pemerintah maupun pihak oposisi yang ikut menanggapi kritik tersebut.
Kini, pernyataan Anies Baswedan kembali menjadi sorotan dan memanaskan dinamika politik nasional di tengah awal masa pemerintahan Prabowo Subianto.
Baca juga: Anggota DPRD Jember Merokok & Ngegame Saat Rapat, Alasannya Karena Takut Sapinya di Game Kelaparan
Seperti diketahui, Anies Baswedan mengkritik keras pemerintahan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.
Dia menyebut bahwa kondisi Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo membuat negara tidak baik-baik saja.
Beberapa indikator pun ia sebut seperti nilai tukar rupiah yang semakin melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga kesempatan kerja yang semakin sedikit bagi masyarakat.
Anies juga menyoroti daya beli masyarakat yang semakin melemah belakangan ini.
"Saya mengikuti dengan seksama apa yang sedang terjadi di negeri ini dan terus terang kondisinya tidak baik-baik saja."
"Rupiah jatuh ke titik terendah sepanjang sejarah, harga-harga naik, kesempatan kerja menyempit, daya beli rumah tangga melemah, tabungan tergerus. Dan ini berdampak pada hajat hidup orang banyak," katanya dikutip dari video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Rabu (20/5/2026).
| Anies Baswedan Sentil Keras Pemerintahan Prabowo: Kebijakan Dinilai Plin-plan dan Minim Transparansi |
|
|---|
| Menkeu Purbaya Blak-blakan Bongkar Isi Pesan dari Prabowo Subianto: Uang Banyak, Enggak Usah Takut! |
|
|---|
| Resmi Dilantik Jadi Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat Janji Tuntaskan Krisis Sampah Nasional |
|
|---|
| Sosok Dudung Abdurrahman Hanif, Dilantik Prabowo Jadi Kepala Staf Kepresidenan, Punya Harta Rp13,3 M |
|
|---|
| Gebrakan Terbaru Presiden Prabowo Subianto! Reshuffle Kabinet, 6 Pejabat Resmi Dilantik |
|
|---|