Kabinet Merah Putih
Anies Baswedan Sentil Keras Pemerintahan Prabowo: Kebijakan Dinilai Plin-plan dan Minim Transparansi
Anies Baswedan kritik keras pemerintahan Prabowo, soroti kebijakan plin-plan dan minim transparansi.
Editor: Eri Ariyanto
Di tengah ketidakpastian ini, Anies juga menyoroti soal tantangan global yang harus dihadapi Indonesia ke depannya seperti kondisi geopolitik yang memanas.
Selain itu, kondisi iklim dunia yang turut menjadi tantangan lain yang harus dihadapi Indonesia.
"Satu ujian saja berat, saat ini beberapa datang bersamaan. Makanya beratnya berlipat," jelasnya.
Anies pun mengingatkan bahwa hal yang dibutuhkan masyarakat dan pasar yakni kepastian dan transparansi dari pemerintah terkait kondisi Indonesia saat ini.
Dia menganggap pemerintah saat ini tidak melakukan hal tersebut. Anies menilai pemerintah hanya memberikan ketenangan semu bagi masyarakat.
"Dalam kondisi seperti ini, yang dibutuhkan oleh pasar dan publik adalah satu hal (yaitu) kepastian, bukan ketenangan semu, bukan masalah yang ditaburi gula-gula. Tapi kepastian yang lahir dari transparansi dan kejujuran."
"Dari arah yang jelas, dari pemerintah yang tahu akan ke mana negeri ini dibawa. Sayangnya itu yang justru tidak kita dapatkan," tegasnya.
Hanya Diberitahu yang Baik-baik Saja
Anies pun mengkritik cara pemerintah merespons kondisi saat ini yang dianggapnya tidak transparan yakni hanya menyampaikan kepada masyarakat hal yang baik-baik saja.
Selain itu, ia juga mengkritik cara pejabat publik yang seakan meremehkan kondisi saat ini yang menurutnya sedang tidak dalam ketidakpastian.
"Data (yang disampaikan masyarakat) dipilih-pilih. Hanya yang baik yang ditampilkan, yang buruk disembunyikan. Komentar pejabat soal situasi serius sering terdengar enteng, bahkan bercanda," ujarnya.
Dia turut menyoroti soal kebijakan pemerintah yang menurutnya kerap berubah-ubah.
Hal ini, sambung Anies, membuat masyarakat hingga investor bingung dan berujung pada permasalahan ekonomi yang lebih besar.
"Pasar bingung, publik bingung, investor menahan diri, bahkan sebagian (investor) kabur," ujarnya.
Tak Ada Pemimpin Teladan, Kondisi Krisis Tak Disikapi dengan Benar
Anies turut menyoroti tidak adanya pemimpin yang bisa menjadi teladan bagi masyarakat.
Salah satu contohnya terkait inkonsistensi soal kebijakan efisiensi di mana masyarakat diminta berhemat, tapi pemerintah justru melakukan pemborosan melalui program yang bukan merupakan prioritas.
| Anies Baswedan Sentil Keras Pemerintahan Prabowo: Kebijakan Dinilai Plin-plan dan Minim Transparansi |
|
|---|
| Menkeu Purbaya Blak-blakan Bongkar Isi Pesan dari Prabowo Subianto: Uang Banyak, Enggak Usah Takut! |
|
|---|
| Resmi Dilantik Jadi Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat Janji Tuntaskan Krisis Sampah Nasional |
|
|---|
| Sosok Dudung Abdurrahman Hanif, Dilantik Prabowo Jadi Kepala Staf Kepresidenan, Punya Harta Rp13,3 M |
|
|---|
| Gebrakan Terbaru Presiden Prabowo Subianto! Reshuffle Kabinet, 6 Pejabat Resmi Dilantik |
|
|---|