Breaking News:

Ibunda Laras Faizati Minta Tolong Prabowo, Putrinya Dibui Dugaan Hasut Bakar Mabes Polri: Saya Mohon

Ibunda Laras Faizati minta tolong Prabowo, putrinya dibui dugaan hasut bakar Mabes Polri: saya mohon.

Tayang:
YouTube Tribun Sumsel
IBUNDA LARAS -Ibunda Laras Faizati minta tolong Prabowo, putrinya dibui dugaan hasut bakar Mabes Polri, nangis memohon. 

Ibunda Laras Faizati Minta Tolong Prabowo, Putrinya Dibui Dugaan Hasut Bakar Mabes Polri: Saya Mohon

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kasus yang menyeret nama Laras Faizati Khairunnisa (26) hingga kini masih menyedot perhatian publik dan menjadi perbincangan luas di masyarakat.

Perempuan muda tersebut ditangkap aparat kepolisian setelah terseret dalam kasus dugaan penghasutan massa untuk melakukan pembakaran di kawasan Markas Besar atau Mabes Polri saat terjadi kericuhan beberapa waktu yang lalu.

Setelah penangkapannya, Laras resmi ditahan di rumah tahanan Bareskrim Polri sejak tanggal 2 September 2025, dan status hukumnya kini masih terus diproses oleh pihak kepolisian.

Di tengah proses hukum yang berjalan, keluarga besar Laras, terutama sang ibu dan pamannya, terus berupaya menyampaikan permohonan kepada Presiden Prabowo Subianto serta Kapolri agar putri mereka bisa mendapatkan keringanan bahkan pembebasan.

Keluarga menilai ucapan Laras hanyalah luapan spontan yang keluar begitu saja ketika situasi ricuh dan menegangkan, sehingga tidak layak diproses seberat itu.

Ibunda Laras, Fauziah, menyampaikan harapannya dengan penuh rasa haru agar kasus yang menimpa anaknya dapat menjadi bahan introspeksi bagi semua pihak yang terkait.

"Untuk itu saya mohon, mohon sekali kepada bapak Prabowo, pak Kapolri, bapak Wakapolri dan bapak para penyidik, anak saya ini anak baik hanya menyuarakan suara hatinya," ucap Fauziah dengan suara terbata-bata.

Sambil terisak menahan tangis, Fauziah menambahkan bahwa dirinya hanya ingin sang anak bisa kembali pulang ke rumah tanpa harus terjerat panjangnya proses hukum.

"Tolong jangan sampai proses hukumnya terjadi. Mohon bantuannya Laras dibebaskan," lanjutnya dengan nada penuh permohonan dalam laporan tersebut.

Tidak hanya sang ibu, paman Laras yang bernama Dodhi Hartadi (60) juga turut menyampaikan pandangannya terkait kasus ini.

Ia merasa sangat menyayangkan apabila generasi muda yang cerdas dan penuh talenta seperti Laras justru harus berhadapan dengan hukum akibat ekspresi yang spontan di muka umum.

Baca juga: Detik-Detik Penangkapan Laras Faizati Kasus Penghasutan Bakar Mabes Polri, Ibunya Hancur Hati

DITANGKAP POLRI - Laras Faizati staf sebuah lembaga internasional AIPA ditahan oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri terkait dugaan penghasutan. (kanan) Konferensi pers soal penangkapan Laras.
DITANGKAP POLRI - Laras Faizati staf sebuah lembaga internasional AIPA ditahan oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri terkait dugaan penghasutan. (kanan) Konferensi pers soal penangkapan Laras. (Kolase foto AIPA/IG Polri)

"Untuk pesan kepada pak Prabowo, mohon dengan sangat, mudah-mudahan kasus keponakan saya ini bisa sebagai instrospeksi diri bagi mba Ayas sendiri karena ini sifatnya bukan demonstran, bukan sifatnya buzzer tapi ini hanyalah manusia biasa yang hanya spontanitas," paparnya dengan tegas.

Selain itu, Dodhi juga menegaskan kesiapannya untuk menjadi penjamin jika pihak aparat mengizinkan adanya mekanisme penangguhan.

"Ya tentu saya siap menjadi penjamin karena saya mengenal betul Yayas (panggilan Laras) orang yang berpendidikan dan tidak ada maksud menghasut orang untuk membakar gedung Mabes Polri," tuturnya dengan penuh keyakinan.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/4
Tags:
Laras FaizatiPresiden PrabowoMabes Polribakar
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved