Berita Viral
Maba Unsri Dipaksa Saling Cium Kening, Pihak Kampus Minta Maaf, Singgung Nasib Senior, Dikeluarkan?
Pihak Universitas Sriwijaya akhirnya bereaksi menanggapi kasus mahasiswa baru dipaksa saling cium kening oleh senior.
Editor: Febriana
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kasus mahasiswa baru Universitas Sriwijaya atau Unsri disuruh cium kening oleh panitia menuai atensi sekaligus kritik.
Belakangan terkuak kalau panitia memberikan perintah atas ide dari alumni.
Pihak kampus akhirnya menyampaikan permohonan maaf hingga singgung sanksi.
Ya, Universitas Sriwijaya atau Unsri berakhir minta maaf setelah viral kabar terkait adanya kegiatan asusila di lingkungannya.
Hal itu dipicu beredarnya video yang menarasikan senior memaksa mahasiswa baru (maba) Universitas Sriwijaya (Unsri) mencium sesama jenis.
Sekretaris Rektor Unsri, Prof Dr Alfitri MSi, menyebut tidak menutup kemungkinan mahasiswa yang terlibat atau memerintahkan aksi saling cium kening antar-maba diberi sanksi pemecatan.
“Nanti akan kami pertimbangkan data-data, kami ada tim investigasi, nanti kalau dia pelanggaran berat bisa saja mahasiswa yang bersangkutan dipecat, tetapi ini keputusan rektor,” tegas Prof Alfitri, Selasa (23/9/2025), di Indralaya Ogan Ilir, seperti dikutip TribunJatim.com dari Tribun Lampung, Rabu (24/9/2025).
Ia menambahkan, meski kemungkinan sanksi pemecatan itu ada, hal tersebut tidak mudah dilakukan.
“Ada pertimbangan-pertimbangan (untuk sampai ke pemecatan), nanti apa pun hasil dari tim satgas akan langsung kami umumkan,” imbuh Alfitri.
Dalam kesempatan itu, Alfitri memastikan kegiatan yang viral tersebut bukanlah perpeloncoan seperti masa lalu.
“Kegiatan tersebut adalah kegiatan Tekper Cleaning yang diikuti oleh mahasiswa baru dengan jumlah sekitar 120 mahasiswa. Jadi, harus kami jelaskan bahwa itu bukan perpeloncoan, tidak ada lagi perpeloncoan di Universitas Sriwijaya, tetapi itu adalah kegiatan Tekper Cleaning yang diawasi oleh para pembina. Saat peristiwa itu terjadi, sebenarnya sudah di luar jadwal karena kegiatan yang resmi sudah selesai. Saat pembina masuk ke ruangan, itulah peristiwa itu terjadi,” jelasnya.
Alfitri mewakili rektor dan seluruh civitas akademika Unsri menyatakan permintaan maaf serta berjanji akan lebih meningkatkan pengawasan terhadap kegiatan kemahasiswaan.
“Kejadian tersebut adalah antara mahasiswa senior dan mahasiswa baru. Ini juga sudah ada pendampingan, tetapi namanya mahasiswa tetap saja mencari ruang untuk tetap melakukan yang menurut mereka biasa, tetapi menurut publik itu tidak pantas,” tuturnya.
Baca juga: Suruh Mahasiswa Baru Saling Cium Kening dengan Alasan Demi Kekeluargaan, Senior Lesu Minta Maaf
“Untuk itu, kepada (mahasiswa) senior, kami sudah wanti-wanti agar tidak terjadi perundungan itu karena sudah mengganggu ranah privasi sebagai individu mahasiswa,” ucapnya.
Pembantu Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Penjaminan Mutu Fakultas Pertanian Unsri, Herpandi, mengatakan sejak pukul 09.00 WIB sudah dilakukan pemeriksaan oleh satgas terhadap 15–20 mahasiswa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Pihak-Universitas-Sriwijaya-tanggapi-kasus-mahasiswa-baru-dipaksa-saling-cium-kening.jpg)