Berita Viral
Maba Unsri Dipaksa Saling Cium Kening, Pihak Kampus Minta Maaf, Singgung Nasib Senior, Dikeluarkan?
Pihak Universitas Sriwijaya akhirnya bereaksi menanggapi kasus mahasiswa baru dipaksa saling cium kening oleh senior.
Editor: Febriana
Ketua Umum (Ketum) HIMATETA, Ivandi Cesario Amar, tidak mengelak dan membenarkan kegiatan yang ada dalam video. Ia pun meminta maaf.
“Saya Ivandi Cesario Amar, selaku ketua umum Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian kepengurusan 2025, menanggapi video viral melalang buana di media sosial dengan terjadinya kegiatan yang terjadi,” katanya.
Ivandi mengakui aksi saling cium yang dilakukan maba adalah perbuatan keliru. Oleh karenanya, ia siap menerima sanksi dari pihak kampus.
“Dengan semua hal yang terjadi kami tidak memikirkan jangka panjangnya, kami mengucapkan beribu-ribu minta maaf, kami menerima konsekuensi yang diberi pihak kampus,” katanya.
Pengakuan Panitia dan Senior
Senior yang memaksa mahasiswa baru mencium kening teman saat masa Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di Universitas Sriwijaya (Unsri) langsung ditindaklanjuti pihak kampus.
PKKMB yang dulu dikenal sebagai Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) merupakan kegiatan resmi yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi untuk menyambut dan membekali mahasiswa baru.
Kegiatan tersebut bertujuan supaya mahasiswa baru bisa segera adaptasi dan mengenali lingkungan kampus barunya.
Kabar terbaru, pihak kampus telah membentuk tim investigas untuk mengungkap mahasiswa yang terlibat dalam tindakan asusila itu.
Sekretaris Unsri, Prof. Dr. Al Fitri, menerangkan video yang viral terjadi setelah rentetan kegiatan PKKMB.
"Kami berupaya agar mahasiswa senior ini tidak melakukan perundungan karena sudah mengganggu ranah privasi," ungkapnya, dikutip dari Tribunnews, Rabu (24/9/2025).
Jika ditemukan pelanggaran berat, nasib mahasiswa yang memberi perintah akan dikeluarkan dari kampus. Hal ini dilakukan setelah menjalani beberapa pertimbangan.
"Bisa saja mahasiswa tersebut dipecat, tapi ini keputusan rektor. Tidak mudah memecat mahasiswa, ada pertimbangan-pertimbangan. Dosen saja bisa dipecat, mahasiswa juga bisa. Sanksi yang paling berat itu pecat," tegasnya.
Ide Alumni
Prof. Dr. Al Fitri menerangkan, ketua angkatan 2023 serta ketua dan panitia pelaksana kegiatan akan dipanggil. Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) Unsri akan melakukan investigasi kepada para pelaku.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Pihak-Universitas-Sriwijaya-tanggapi-kasus-mahasiswa-baru-dipaksa-saling-cium-kening.jpg)