Berita Viral
Heboh Menu MBG Berbelatung & Berjamur di Kuningan, Bupati Murka, Ancam Tutup SPPG: Tindak Segera
Heboh menu MBG berbelatung dan berjamur di Kuningan, Bupati murka, ancam tutup SPPG: tindak segera!
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan
Polemik ini juga mendapat perhatian serius dari Komisi IV DPRD Kabupaten Kuningan.
Usai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), Komisi IV memberikan rekomendasi tegas untuk perbaikan sistemik dalam pengawasan dan pelaksanaan program.
Politisi Fraksi PKS Kuningan, Yaya, menyoroti lemahnya struktur pengawasan di lapangan.
Baca juga: Sebulan Jabat Menteri Keuangan, 10 Kinerja Purbaya, Bakal Tarik Dana MBG, Tunda Pajak Belanja Online
"Ada yang kami sedang menyoroti bagaimana sekitar 83 dapur yang sudah beroperasi hanya diawasi oleh dua orang Koordinator Wilayah. Saya yakin beliau keteteran," ujar Yaya.
Oleh karena itu, Komisi IV merekomendasikan:
- Pembentukan Koordinator Kecamatan (Korcam): Untuk memperkuat struktur pengawasan di tingkat bawah.
- Kewajiban Master Menu: Setiap dapur MBG didesak untuk membuat master menu untuk 10 hingga 20 hari ke depan, yang harus dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas terdekat untuk memastikan kandungan gizi dan stok pangan (buffer stock).
Komisi IV juga mendesak kedisiplinan waktu distribusi agar makanan tiba tepat waktu, yakni pukul 09.00 WIB untuk PAUD dan SD kelas 1-3, serta pukul 10.00 WIB untuk siswa kelas 4 SD ke atas.
Tahu Basi di Menu MBG
Sajian makan bergizi gratis (MBG) di Kuningan menjadi sorotan.
Hal itu menyusul adanya kemunculan hewan mirip belatung yang terdapat pada sajian MBG.
MBG yang mengeluarkan belatung itu berlangsung saat pembagian paket makan di SDN 1 Peusing di Kecamatan Jalaksana.
Salah seorang wali murid SDN 1 Peusing, mengeluhkan sajian MBG.
Terlebih penyajian itu alakadarnya dan jauh dari pemenuhan gizi untuk anak.
Baca juga: 10.842 Anak Keracunan, Mahfud Gertak Prabowo, JPPI Minta Dapur MBG Ditutup: Sebelum Korban Bertambah
Terlebih kini muncul belatung di dalam MBG.
Keluhan tersebut ditanggapi Kepala SDN 1 Peusing, Maman Surahman.
Sumber: Tribun Jabar
| Rupiah Nyaris Sentuh Rp 18 Ribu per 1 Dollar AS, Jadi Terlemah dalam Sejarah Mata Uang Indonesia |
|
|---|
| Dudung Beberkan Alasan Prabowo Rombak Pimpinan BGN, Tegaskan Tak Boleh Ada Korupsi dalam Program MBG |
|
|---|
| Sosok Mayjen Trenggono, Wakil Kepala BGN Baru Setelah Drama Pencopotan Dadan Hindayana |
|
|---|
| 4 Tentara Penyiram Andrie Yunus Hanya Dituntut 2,5 Tahun Penjara, Padahal Korban Alami Luka Berat |
|
|---|
| Kekayaan Kepala BGN Nanik S Deyang, Punya Aset Properti di Banyak Tempat, Total Harta Tembus Rp6,3 M |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/bupati-Kuningan-Dian-Rachmat-Yanuar-mengancam-akan-menindak.jpg)