Seputar Solo Raya
Nasib Pemesan yang Bayar Driver Ojol di Solo Pakai Surat Minta Maaf, Ternyata Sering Ganti Identitas
Inilah nasib pemesan yang bayar driver ojol pakai surat permintaan maaf, ternyata sering ganti identitas.
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Ringkasan Berita:
- ihak pemerintahan setempat bergerak cepat menanggapi keluhan sejumlah driver ojek online yang mengaku dibayar dengan surat.
- Petugas telah mendatangi langsung rumah warga yang diketahui sebagai pemesan makanan dalam kasus tersebut.
- Setelah dilakukan klarifikasi, pihak keluarga pemesan makanan pun diajak untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pihak pemerintahan setempat bergerak cepat menanggapi keluhan sejumlah driver ojek online yang mengaku dibayar dengan sistem barter barang dan hanya diberi secarik kertas berisi permintaan maaf oleh seorang warga.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi di Jalan Untung Suropati, Kelurahan Pasar Kliwon, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, dan sempat memicu perhatian publik.
Camat Pasar Kliwon, Ahmad Khoironi, membenarkan adanya kejadian yang merugikan para pengemudi ojol tersebut.
Ia menjelaskan bahwa laporan pertama kali diterima setelah salah satu driver menyampaikan keluhan secara resmi kepada pihak setempat.
Menindaklanjuti aduan itu, aparatur kelurahan langsung turun ke lapangan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.
Petugas mendatangi langsung rumah warga yang diketahui sebagai pemesan makanan dalam kasus tersebut.
"Pihak kelurahan sudah mendatangi lokasi untuk melakukan kroscek dan dapat kami sampaikan obyek aduan berada di wilayah Kelurahan Pasar Kliwon dan yang bersangkutan merupakan warga Kelurahan Pasar Kliwon," terang Ahmad Khoironi melalui pesan singkat, Kamis (18/12/2025).
Setelah dilakukan klarifikasi, pihak keluarga pemesan makanan pun diajak untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
Proses mediasi akhirnya menemui titik terang tanpa harus berlanjut ke jalur hukum.
"Permasalahan yang diadukan sudah diselesaikan pihak keluarga," lanjut dia.
Baca juga: Sosok Polisi Gadungan di Jakarta Utara, Rampas Motor Ojol Demi Narkoba, Ternyata Pelakunya Residivis
Meski demikian, pihak kecamatan tetap memberikan perhatian khusus agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Ahmad Khoironi menegaskan bahwa keluarga pemesan telah diberi peringatan keras terkait tindakan tersebut.
"Keluarga juga menyampaikan bahwa yang bersangkutan berjanji tidak mengulangi perbuatan serupa," pungkasnya.
Terungkap dari Aduan ULAS
Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah driver ojek online (ojol) di Solo mengeluh dan mengadukan apa yang mereka alami usai menerima orderan mengantar makanan ke salah satu warga di jalan Untung Suropati Pasar Kliwon.
Seorang pengadu bernama Candra mengeluh lantaran makanan yang mereka antar tersebut tak dibayar sesuai harga yang tertera di aplikasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Isi-surat-permintaan-pengguna-layanan-ojek-onlin.jpg)