Breaking News:

Berita Viral

Seskab Teddy Tanggapi Status Bencana Nasional, Kinerja Pemerintah Hadapi Banjir: Sejak Hari Pertama

Seskab Teddy Indra Wijaya menanggapi status bencana nasional yang ramai digaungkan setelah banjir di Aceh hingga Sumatera.

Tayang:
Penulis: Febriana Nur
Editor: Febriana
YouTube Tribunnews
KONFERENSI PERS - Seskab Teddy Indra Wijaya menanggapi status bencana nasional yang ramai digaungkan terkait banjir di Aceh hingga Sumatera. Ia turut bocorkan kinerja pemerintah. 

Seluruh bupati, wali kota, 51 itu diberikan uang cash untuk hari itu. Bila ada kebutuhan lain tinggal sampaikan pasti dikasih juga.

Bantuan dari segala macam sudah masuk ke kabupaten itu," terangnya.

Pemerintah Kirim Sarana dan Prasarana

Selain anggaran dana, pemerintah juga disebut telah menerjunkan kapal hingga helikopter untuk distribusi logistik. 

Teddy menambahkan, ada pula ribuan alat berat yang dikirim.

"Yang ketiga, dibilang kalau tidak bencana nasional, sarana prasarana, fasilitas tidak ada dari pusat.

Sudah dijawab juga di lapangan, 100 lebih kapal, pesawat, helikopter sudah ke sana.

Baca juga: Rencana Bansos Jaminan Hidup untuk Korban Banjir, Gus Ipul: Rp10 Ribu per Hari Selama 3 Bulan

KAYU HANYUT - Potongan video yang diunggah warganet di media sosial TikTok menunjukkan aliran sungai dan banjir di Batang Toru, Tapanuli Tengah, Sumatra Utara dipenuhi kayu gelondongan. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumut menilai banjir dan longsor yang terjadi di Sumut dikarenakan kerusakan hutan.
KAYU HANYUT - Potongan video yang diunggah warganet di media sosial TikTok menunjukkan aliran sungai dan banjir di Batang Toru, Tapanuli Tengah, Sumatra Utara dipenuhi kayu gelondongan. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumut menilai banjir dan longsor yang terjadi di Sumut dikarenakan kerusakan hutan. (TikTok/aguslimsy/ayahkinaan)

Ada alat berat mungkin dari PU mungkin totalnya sekitar 1000, diangkut dari manapun di Indonesia ini ke sana.

Kemudian kalau tidak bencana nasional, pemulihan infrastruktur hanya di daerah. Semuanya sudah digerakkan ke sana, perlu waktu makanya kita sama-sama.

Jembatan banyak putus, jalan banyak putus, berangsur-angsur disambung, jembatan sudah langsung dibuktikan 1 minggu, 7 sampai 10 hari jadi. Itu yang kerja bukan satu dua orang, semua warga di situ kerja," tutur Teddy.

(TribunnewsMaker.com/Febriana)

Halaman 2/2
Tags:
Teddy Indra WijayaPrabowo SubiantobanjirSekretaris Kabinet
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved