Breaking News:

Berita Viral

Bocor! Info Harga BBM 1 April 2026 Tersebar, Pertamax Jadi Rp17 per Liter, Pertamina Angkat Bicara

Pertamina angkat bicara terkait beredarnya dokumen yang viral di media sosial soal rencana kenaikan harga BBM nonsubsidi mulai 1 April 2026.

Editor: Candra Isriadhi
dian herdiansyah/tribunjabar
SPBU di Jalan Cimuncang Sukaraja, Sukabumi, Rabu (4/1/2023). 

Ringkasan Berita:
  • Beredar dokumen yang menyebut harga BBM nonsubsidi, termasuk Pertamax, akan naik mulai 1 April 2026.
  • Pertamina menegaskan dokumen yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan dan bukan informasi resmi.
  • Pertamina memastikan hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait perubahan harga BBM per 1 April 2026.

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pertamina angkat bicara terkait beredarnya dokumen yang viral di media sosial soal rencana kenaikan harga BBM nonsubsidi mulai 1 April 2026.

Dalam dokumen tersebut, tercantum proyeksi harga Pertamax yang disebut-sebut akan melonjak dari Rp12.300 per liter menjadi Rp17.850 per liter.

Informasi ini pun langsung memicu kekhawatiran masyarakat.

Namun, pihak Pertamina dengan tegas membantah kabar tersebut.

Ilustrasi. PT Pertamina Patra Niaga Wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) menambah jam operasional sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU menjadi 24 jam selama arus mudik dan balik Lebaran 2024.
Ilustrasi. PT Pertamina Patra Niaga Wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) menambah jam operasional sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU menjadi 24 jam selama arus mudik dan balik Lebaran 2024. (Sumber: Gridoto.com)

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, memastikan bahwa dokumen yang beredar luas itu tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Ia menegaskan, hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait perubahan harga BBM nonsubsidi, termasuk Pertamax.

"Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026," kata Baron, sebagaimana keterangan tertulis yang diterima KompasTV, Senin (30/3/2026).

Baca juga: Sosok Juwono Sudarsono Mantan Menteri Pertahanan Era Presiden SBY & Gus Dur Meninggal Dunia

Lebih lanjut, Pertamina mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya, terlebih yang beredar di media sosial tanpa konfirmasi resmi.

Masyarakat diminta untuk selalu mengacu pada informasi yang disampaikan melalui kanal resmi Pertamina agar tidak terjebak kabar yang menyesatkan.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan publik tidak lagi berspekulasi terkait isu kenaikan harga BBM yang belum tentu benar.

Baron meminta masyarakat mencari informasi harga BBM yang valid melalui saluran resmi Pertamina.

Ilustrasi SPBU Pertamina di Jakarta.
Ilustrasi SPBU Pertamina di Jakarta. (Dok. Pertamina)

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan mekanisme harga BBM nonsubsidi sudah diatur dalam regulasi dan mengikuti pergerakan harga energi di pasar global.

"Di Peraturan Menteri ESDM Tahun 2022 itu telah mengatur dua formulasi tentang harga BBM. Satu harga BBM industri dan satu nonindustri."

"Kalau yang industri tanpa diumumkan pun dia terus terjadi berdasarkan harga pasar," kata Bahlil usai menghadiri Forum Bisnis Indonesia-Jepang di Tokyo, Senin dikutip dari Antara.

Isi Dokumen yang Dibantah Pertamina

HARGA BBM TERBARU - Bocoran daftar harga BBM Pertamina yang beredar di media sosial Thread.
HARGA BBM TERBARU - Bocoran daftar harga BBM Pertamina yang beredar di media sosial Thread. (Threads)

Wacana kenaikan BBM nonsubsidi bermula dari beredarnya dokumen bertanda rahasia yang memuat perkiraan harga jual eceran BBM nonsubsidi April 2026.

Sumber: Kompas TV
Halaman 1/2
Tags:
harga bbm naikharga bbm terbaruPertamaxPertamina
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved