Berita Viral
Curhat Mahasiswi Exchange Dilecehkan Guru Besar Unpad, Diminta Foto Bikini: Aneh & Tidak Profesional
Inilah curhat mahasiswi exchange dilecehkan Guru Besar Unpad, diminta foto pakai bikini: Aneh dan tidak profesional.
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Ringkasan Berita:
- Seorang mahasiswi program pertukaran dari luar negeri membagikan curhatan panjangnya setelah menerima pesan yang tidak terduga dari seorang guru besar.
- Pelaku secara langsung meminta hal yang bersifat pribadi dan tidak pantas.
- Pesan tersebut menjadi salah satu bukti yang paling banyak disorot oleh publik karena dinilai melewati batas profesionalisme.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Seorang mahasiswi program pertukaran dari luar negeri membagikan curhatan panjangnya setelah menerima pesan yang tidak terduga dari seorang guru besar di Fakultas Keperawatan Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung.
Ia mengaku awalnya mengira pesan tersebut hanyalah sapaan biasa dari seorang akademisi kepada mahasiswa, namun percakapan itu justru berkembang ke arah yang membuatnya sangat tidak nyaman.
Perasaan terkejut dan bingung pun muncul karena ia tidak menyangka seorang pengajar dengan jabatan tinggi dapat mengirimkan permintaan yang dinilai tidak pantas.
Situasi ini menjadi semakin mengejutkan ketika diketahui bahwa guru besar tersebut sudah memiliki istri dan anak, sehingga menambah lapisan kekecewaan dalam pengalaman tersebut.
Curhatan mahasiswi ini kemudian menyebar luas dan menjadi viral di media sosial, memicu berbagai reaksi dari publik.
Banyak warganet yang merasa geram dan prihatin atas apa yang dialami oleh mahasiswi tersebut dalam lingkungan akademik yang seharusnya aman.
Dalam tangkapan layar percakapan yang beredar, terlihat bahwa pelaku secara langsung meminta hal yang bersifat pribadi dan tidak pantas.
"Saya butuh fotomu saat berenang di pantai Phuket. Memakai bikini," tulis guru besar Unpad.
Baca juga: 16 Mahasiswa UI Dinonaktifkan Buntut dari Pelecehan ke Mahasiswi, Dilarang Injakan Kaki di Kampus
Pesan tersebut menjadi salah satu bukti yang paling banyak disorot oleh publik karena dinilai melewati batas profesionalisme.
Tak hanya itu, percakapan tersebut juga diawali dengan nada yang tampak ramah dan biasa saja, sehingga membuat korban tidak langsung curiga.
"Hi, aku rindu kamu, gimana kabarnya ?" tulis guru besar.
Namun seiring berjalannya percakapan, nada komunikasi berubah menjadi semakin mengarah pada permintaan yang tidak semestinya.
"Aku masih menunggu style bikinimu," katanya, menunjukkan bahwa pelaku terus menekan mahasiswi meskipun permintaannya tidak direspons secara positif.
Kasus Diselidiki
Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak Polda Jabar akan melakukan penyelidikan dugaan kekerasan seksual tersebut.
"Iya akan lidik," ujar Direktur Direktorat PPA Polda Jabar, AKBP Rumi Utari.