Breaking News:

Kabar Semarang

Ngawur! Debt Collector di Semarang Prank Damkar, Lapor Ada Warung Nasgor Kebakaran Ternyata Hoax

Aksi keterlaluan dilakukan oleh oknum Debt Collector (DC) yang tega melakukan prank laporan kebakaran petugas Damkar Kota Semarang.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Candra Isriadhi
Editor: Candra Isriadhi
TRIBUN JATENG/Damkar Kota Semarang
DAMKAR - Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang mendatangi lokasi Jalan WR Supratman, Ngemplak, Simongan, Kecamatan Semarang Barat, Kamis (23/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Debt collector melakukan tindakan keterlaluan dengan membuat laporan palsu kebakaran ke Damkar Kota Semarang sebagai bentuk tekanan penagihan.
  • Damkar langsung merespons cepat dan mengerahkan armada, namun ternyata tidak ada kebakaran, sehingga merugikan dan membuang sumber daya.
  • Damkar memberi ultimatum 2x24 jam untuk meminta maaf, jika tidak akan dilaporkan ke pihak kepolisian.

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Aksi keterlaluan dilakukan oleh oknum debt collector (DC) yang tega melakukan prank laporan kebakaran kepada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang.

Tindakan ini pun menuai kecaman keras, lantaran dinilai sangat merugikan dan berpotensi membahayakan masyarakat.

Dinas Damkar Kota Semarang bahkan menuntut pihak debt collector tersebut untuk segera meminta maaf secara langsung.

DAMKAR SEMARANG - Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang mendatangi lokasi Jalan WR Supratman, Ngemplak, Simongan, Kecamatan Semarang Barat, Kamis (23/4/2026). Ternyata informasi itu palsu karena ulah Debt Collector Pinjaman Online (Pinjol).
DAMKAR SEMARANG - Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang mendatangi lokasi Jalan WR Supratman, Ngemplak, Simongan, Kecamatan Semarang Barat, Kamis (23/4/2026). Ternyata informasi itu palsu karena ulah debt collector Pinjaman Online (Pinjol). (TRIBUN JATENG/Dok Damkar Semarang)

Pimpinan petugas memberikan tenggat waktu selama 2 x 24 jam.

Jika tidak ada itikad baik, pihak Damkar memastikan akan membawa kasus ini ke ranah hukum.

Menurut pihak Damkar Kota Semarang, aksi debt collector tersebut sudah sangat ngawur dan tidak bisa ditoleransi.

Baca juga: Sosok Hendrikus Atlet MMA Tusuk Nus Kei hingga Tewas di Bandara, Sempat Bahas Soal Pembunuh: Brutal

Sebelumnya, peristiwa ini terjadi pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 17.10 WIB.

Saat itu, Damkar Kota Semarang menerima laporan adanya kebakaran yang diduga berasal dari sebuah warung nasi goreng.

Kabid Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono, menjelaskan kronologi kejadian tersebut.

"Melaporkan kalau warung nasi goreng itu kebakaran," kata Tantri seperti dilansir dari Kompas.com, Jumat (24/4/2026).

DAMKAR - Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang mendatangi lokasi Jalan WR Supratman, Ngemplak, Simongan, Kecamatan Semarang Barat, Kamis (23/4/2026).
DAMKAR - Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang mendatangi lokasi Jalan WR Supratman, Ngemplak, Simongan, Kecamatan Semarang Barat, Kamis (23/4/2026). (TRIBUN JATENG/Damkar Kota Semarang)

Mendapat laporan tersebut, petugas langsung bergerak cepat sesuai prosedur.

Bahkan, armada pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.

Baca juga: Pernyataan Mengejutkan Pengacara, Nadiem Dipaksa Hadiri Sidang Meski Sakit, Jaksa Tegas Membantah

"Karena, 15 menit kami harus sampai lokasi, jadi hari cepat-cepat," ungkapnya.

Namun setibanya di lokasi, petugas dibuat kaget.

Tidak ada tanda-tanda kebakaran seperti yang dilaporkan sebelumnya.

Halaman 1/2
Tags:
Semarangdebt collectorPetugas Damkar
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved