Breaking News:

Sri Mulyani Nekat Selamatkan Uang Negara Rp 1,2 Triliun , Tak Peduli Lawannya Anak Mantan Presiden

Selamatkan uang negara senilai Rp 1,2 triliun, Sri Mulyani tak peduli dengan lawannya yang merupakan sosok anak mantan Presiden.

Editor: Desi Kris
Kontan.co.id
Menkeu Sri Mulyani Indrawati 

Prabowo Subianto bahkan menyatakan, dirinya harus bersikap baik terhadap Sri Mulyani sebagai menteri yang mengatur keuangan negara.

"Harus baik-baik sama Ibu ini," kata Prabowo sembari menunjuk Sri Mulyani.

Prabowo yang duduk bersebelahan dengan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate lantas mengeluarkan termos berisi kopi.

Ketua Umum Partai Gerindra tersebut lalu menuangkan kopinya di tutup termos.

Tidak lama setelah menikmati kopinya, Prabowo Subianto menoleh ke Sri yang memanggil namanya.

Rupanya Sri mengajak Prabowo untuk berfoto bersama.

 Nadiem Makarim Masuk Kabinet Indonesia Maju, Menteri Keuangan Sri Mulyani Merasa Resah, Ada Apa?

Prabowo pun mengampiri.

"Sini Pak Prabowo, biar difoto sama wartawan," ujar Sri.

Namun, saat Prabowo hendak difoto bareng Sri Mulyani, Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin masuk ke ruangan.

Presiden Joko Widodo dan jajaran sebelum rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (31/10/2019).
Presiden Joko Widodo dan jajaran sebelum rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (31/10/2019). (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Kebiasaan yang lazim, ketika Presiden dan Wakil Presiden memasuki ruang rapat, maka menteri dan pimpinan lembaga ikut berdiri.

Prabowo dan Sri yang tadinya mau berpose untuk difoto pun sedikit terkejut.

Ia dan para menteri lainnya lalu menoleh ke pintu.

Sri Mulyani lalu menjelaskan kepada Jokowi yang terlihat sudah tertawa.

"Saya bilang kalau ada Pak Prabowo baru dipotret, pak. Jadi Pak Prabowo suruh misi ke sini dulu," ujar Sri.

Seisi ruangan rapat tersebut, termasuk para menteri dan Presiden Jokowi, tertawa mendengarnya.

Mereka tambah tertawa saat Prabowo juga ikut berbicara.

"Kalau Bu Menteri yang panggil pasti datang," ujarnya.

Momen keakraban antara Prabowo dan Sri Mulyani itu menjadi menarik, pasalnya sebelumnya, Ketua Umum Gerindra itu pernah mengkritik keras Sri.

Kala itu, Prabowo masih menjadi calon presiden di Pilpres 2019, sementara Sri Mulyani adalah Menteri Keuangan.

Prabowo menyebut, kondisi perekonomian RI sudah karut marut seiring dengan bertambahnya utang pemerintah.

 Punya Prestasi yang Gemilang, Sri Mulyani Akui Dirinya Tak Punya Kendaraan, Utangnya Capai Miliaran

Prabowo dan Sri Mulyani saat dipanggil ke Istana Kepresidenan.
Prabowo dan Sri Mulyani saat dipanggil ke Istana Kepresidenan. (Kolase Tribun Jabar (Kompas.com dan Kompas TV))

Ia bahkan menyebut pemimpin di Kementerian Keuangan, yang saat itu adalah Sri Mulyani, sebagai menteri pencetak uang.

"Menurut saya, jangan disebut lagi Menteri Keuangan tapi mungkin Menteri Pencetak Utang. Bangga untuk utang, yang bayar orang lain" ujar Prabowo Subianto dalam deklarasi dukungan Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia (APTSI) di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta Timur, Sabtu (25/1/2019) lalu, dikutip dari Tribunnews.com.

Lantas, bagaimana tanggapan Sri Mulyani saat itu?

Sri Mulyani ternyata sempat enggan berkomentar.

Ia sempat diam saat ditanya media terkait sebutan menteri pencetak utang itu.

Namun setelahnya, Sri Mulyani mengatakan, kondisi keuangan RI normal dan berjalan baik.

"Sistem keuangan kita dalam kondisi normal dan berjalan baik, sehingga kami akan sampaikan apa yang dilakukan oleh kita bersama secara sinergis," ujar Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani dalam konferensi pers di di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (29/1/2019). (TribunNewsmaker/*)

Sebagian Artikel Ini telah tayang di Tribun Jabar dengan judul Dulu Prabowo Sebut Sri Mulyani Menteri Pencetak Utang, Kini Justru Akrab, Obrolannya Curi Perhatian

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved