Hanya Gara-gara Alis, Siswi SMA di Ogan Ilir Dimarahi Gurunya, Ditendang hingga Dihina 'Anak Jin'

Seorang siswi SMA di Kandis, Ogan Ilir, Sumatera Selatan mengalami nasib nahas. Ia diduga mengalami kekerasan oleh gurunya.

SRIPOKU.COM / Resha SRIPOKU.COM/RM Resha
Pelajar SMA di Kandis OI inisial T (17) dan Komisi IV DPRD Kabupaten Ogan Ilir saat memanggil korban. 

Menurut T, A langsung menendang pinggangnya hingga ia terguling.

"Guru tadi menghampiri, posisi saya masih merangkak, saya ditendang di pinggang sebelah kiri sampai saya terguling. Kemudian saya disuruh ulangi merangkak dari awal," ungkap T.

Kepada Sripoku, T menceritakan mencukur alis itu bukan karena disengaja.

"Alis saya terpotong, jadi dibenerin tante di salon. Saya tidak begitu tau kalau tidak boleh cukur alis," kata dia.

T Merasa Malu dan Tak Masuk Sekolah

Usai kejadian tersebut, T merasa malu untuk kembali bersekolah di sekolah tersebut.

Karena pasca kejadian, ia mengalami bullying dari siswa-siswa lain.

"Sudah tiga hari tidak sekolah, setelah kejadian (karena malu)," jelasnya.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Kades Tanjung Serian.

"Ya, sudah tiga hari sejak kejadian itu dia tidak masuk sekolah," ujar Kades Tanjung Serian Kecamatan Sungai Pinang, Hendriadi, Senin (20/1/2020).

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved