Breaking News:

Update Kasus Pembunuhan Suami & Anak, Aulia Kesuma Sempat Sewa 3 Dukun Santet Tapi Tak Mempan

Fakta terbaru pembunuhan ayah dan anak yang dilakukan tersangka Aulia Kesuma dan dua eksekutor terkuak.

Kompas.com/Budiyanto
AK Alias Aulia Kesuma saat diperiksa di Mapolres Sukabumi 

Teti mengenalkan Aulia dengan dukun bernama Aki. Namun, Aki tidak menyanggupi permintaan Aulia untuk menyantet Pupung hingga tewas.

Meski begitu, Aki menawarkan cara lain, yakni menyewa pembunuh bayaran.

Keduanya adalah Kusmawanto alias Sugeng dan Muhammad Nursahid alias Sugeng.

Aulia menjanjikan bayaran Rp 500 juta kepada keduanya jika berhasil membunuh Pupung dan Dana.

Pembunuhan pun dilakukan di kediaman Pupung di Jalan Lebak Bulus 1, Cilandak, Jakarta Selatan, 23 Agustus 2019.

Dua hari kemudian, jasad Pupung dan Dana dibakar di dalam mobil di wilayah Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat.

Istri Pertama Pupung Sadili Menangis

Istri pertama Pupung Sadili, Henny Handayani (kerudung coklat), di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2020)
Istri pertama Pupung Sadili, Henny Handayani (kerudung coklat), di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2020) (TribunJakarta/Annas Furqon Hakim)

Istri pertama Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili, Henny Handayani, hadir dalam sidang pembacaan dakwaan kasus pembunuhan dengan terdakwa dua eksekutor, Kusmawanto alias Agus dan Muhammad Nursahid alias Sugeng.

Mengenakan pakaian serba coklat, Henny duduk di deretan kursi paling belakang di ruang sidang lima Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2020).

Sepanjang Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan dakwaannya, Henny tak kuasa menahan tangis. Sesekali Henny juga terlihat mengusap air matanya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved