Sri Sultan Hamengku Buwono X Buka Suara Atas Petaka SMPN 1 Turi, Minta Pihak Sekolah Tanggung Jawab
Pihak sekolah diminta tanggung jawab oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X, dirinya tak habis pikir kenapa ada susur sungai di musim hujan
Editor: Talitha Desena
Jumlah korban siswa SMPN 1 Turi yang belum dikonfirmasi keberadaannya alias masih hilang hingga kini masih ada lima orang. 180 personel dikerahkan untuk melakukan pencarian hingga saat ini.
Pantauan dari Kompas TV, pihak Basarnas DIY masih mencari lima siswa yang hilang di sungai.
Kepala Basarnas DIY, Wahyu Efendi, mengonfirmasi saat siaran langsung di Kompas TV ada lima siswa yang belum ditemukan.
Wahyu menjelaskan korban keenam ditemukan pukul 19.40 WIB. Sementara kelima korban lain masih dicari oleh pihak Basarnas.
"Korban keenam jam 19.40 dengan memaksimalkan personel yang ada di lapangan. Ada 5 orang yang masih dicari. Keberadaan 5 orang ini masih dikonfirmasi pihak sekolah. Apakah 5 orang ini tenggelam di sungai atau sudah balik di sekolah," ucap Wahyu dikutip dari Kompas TV.
Total ada 180 personel gabungandikerahkan mencari siswa SMPN 1 Turi yang hanyut di Sungai Sempor akibat arus deras.
Total ada 250 siswa yang mengikuti kegiatan tersebut.
• Adik Sepupu BCL Ungkap Detik-detik Terakhir Ashraf Sinclair Sebelum Meninggal, Diminta Pilih Foto
• Putri Bupati di Sulawesi Selatan dilamar dengan mahar fantastis: Mulai Lahan 12,6 Hektare & 30 Sapi!
• Putri Bupati di Sulawesi Selatan dilamar dengan mahar fantastis: Mulai Lahan 12,6 Hektare & 30 Sapi!
Pantauan Tribunjogja.com, Basarnas masih melakukan penyisiran melalui jalur darat maupun sungai.
Pencarian korban menggunakan berbagai kelengkapan seperti rafting boat dan life jacket untuk tubing.
Adapun untuk kondisi sungai saat ini, katanya aliran air saat ini sudah tidak terlalu besar.
"Jadi sampai saat ini tidak ditemukan kendala dalam upaya pencarian," kata Wahyu.
Data korban

Proses evakuasi siswa SMPN 1 Turi Sleman yang hanyut saat kegiatan susur sungai di Sungai Sempor Sleman, Jumat (21/2/2020) (Tribun Jogja/ Andreas Desca)
Sementara itu, Polda DIY sebelumnya merilis, kegiatan susur sungai diikuti siswa kelas 7 dan 8.
Berikut datanya :
Kelas 7 sebanyak 129 siswa
Kelas 8 sebanyak 127 siswa
Siswa yang ditemukan tewas dan dibawa ke Rumah Sakit SWA yaitu :
1. Inisial SA Kelas 8 alamat Sumber Rejo MD
2. Inisial A Kelas 7 alamat Ngentak Tepan
3. Inisial NA Kelas 8 alamat Kembang Arum
4. Inisial L alamat Kembang Arum
5. Belum diketahui identitasnya korban berada di Rumah Sakit Puri Husada.
6. Belum diketahui identitasnya jenis kelamin perempuan. (TribunNewsmaker/ *)
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Cerita Siswa SMPN 1 Turi Terseret Arus Kali Sempor Setelah Gagal Meraih Batu.