Demo Buruh
Tampang Kompol Cosmas Kaju Gae, Pamen Brimob Duduk Samping Sopir Rantis, Terbukti Langgar Kode Etik
Inilah sosok Kompol Cosmas Kaju Gae, perwira polisi duduk di samping sopir rantis Brimob yang lindas Affan Kurniawan, langgar kode etik.
Editor: ninda iswara
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Insiden tragis yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan (21) di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis malam (28/8/2025), kini mulai menemui titik terang.
Sosok perwira Brimob yang berada di dalam kendaraan taktis (Rantis) Barracuda saat kejadian akhirnya terungkap.
Affan meregang nyawa setelah tertabrak dan terlindas kendaraan taktis yang tengah melaju di lokasi kejadian.
Saat peristiwa itu terjadi, terdapat tujuh anggota Brimob dari Polda Metro Jaya yang berada di dalam Rantis tersebut.
Ketujuh anggota tersebut terdiri dari Kompol Cosmas Kaju Gae, Aipda M. Rohyani, Briptu Danang, Bripda Mardin, Bripka Rohmat, serta dua anggota dengan pangkat Baraka, yakni Jana Edi dan Yohanes David.
Baca juga: 6 Pernyataan DPR Diduga jadi Pemicu Demo, soal Gaji hingga Tunjangan, Joget saat Rapat Picu Amarah
Berdasarkan keterangan resmi, Rantis Barracuda dikemudikan oleh Bripka Rohmat saat kecelakaan terjadi.
Di sisi pengemudi, duduk Kompol Cosmas Kaju Gae, sementara lima anggota lainnya menempati bagian belakang kendaraan.
Identitas ketujuh anggota Brimob ini disampaikan langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, saat menemui para mahasiswa yang berdemo di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Jumat (29/8/2025).
"Kompol C, Kompol Cosmas Kaju Gae," ujar Asep Edi di hadapan massa.
Dari penelusuran Tribunnews.com, diketahui bahwa Kompol Cosmas saat ini menjabat sebagai Komandan Batalyon C, Resimen IV Pasukan Pelopor Korps Brimob.
Informasi ini diperoleh dari unggahan akun Instagram resmi @polres_karawang pada 12 April 2025, yang memperlihatkan momen silaturahmi Kapolres Karawang dengan Kompol Cosmas.
Karier Kompol Cosmas juga cukup panjang dan beragam di lingkungan Korps Brimob.
Ia pernah menjabat sebagai Ps Wadanden Denbang Satuan Bantuan Teknis Pasukan Gegana, serta Ps Kakorta Satuan Latihan Korps Brimob Polri.
Sebelumnya, ia juga menduduki posisi sebagai Wakil Kepala Subden I Den D Korps Brimob Polri.
Terbukti Melanggar Kode Etik Profesi Kepolisian
Sumber: Tribunnews.com
| Penyebab Kerangka Manusia di Kwitang Baru Ditemukan 2 Bulan Pasca Demo, Faktor Ilmiah Jadi Bukti |
|
|---|
| Sosok 2 Kerangka di Puing Gedung Kwitang, Dipastikan Jasad Pendemo yang Hilang, Hasil DNA Keluar |
|
|---|
| Hampir 1000 Orang Jadi Tersangka Demo Rusuh Agustus 2025, Ada Keterlibatan Anak-anak, 68 Diversi |
|
|---|
| Bima Permana Jual Aerox Rp5 Juta Dipertanyakan, Segini Harga Aerox Baru & Bekas, Termurah Rp15 Juta! |
|
|---|
| Babak Baru Kasus Delpedro Marhaen, Direktur Lokataru yang Ditahan Karena Dugaan Hasut Demo Rusuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/kompol-cosmas-kaju-gae-pamen-brimob.jpg)