Breaking News:

6 Fakta Perundungan Bocah Jual Jajanan di Pangkep, Akui Sering Dibully, Tetap Tegar Bantu Keluarga

Inilah deretan fakta kasus perundungan bocah penjual jajanan di Pangkep, Sulawesi Selatan.

Kolase TribunNewsmaker - Instagram dan Facebook Saifullah Bonto
Bocah korban bullying atau perundungan di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Minggu (17/5/2020). 

Kasus ini kita sudah limpahkan ke Polres Pangkep untuk proses lebih lanjut, karena adanya kerumunan warga dan keluarga korban di depan markas Polsek Ma’rang,” ujar Sofyanto.

4. Korban Dapat Sepeda Baru

Komunitas sosial IAM Pangkep memberikan sepeda baru dan paket sembako kepada Rizal (12), bocah korban bullying atau perundungan di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Minggu (17/5/2020). (Facebook Saifullah Bonto)
Komunitas sosial IAM Pangkep memberikan sepeda baru dan paket sembako kepada Rizal (12), bocah korban bullying atau perundungan di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Minggu (17/5/2020). (Facebook Saifullah Bonto)

Korban Bully, Rizal dapat bantuan sepeda baru dan paket sembako, Minggu (17/5/2020).

Sebuah sepeda baru dan paket sembako tersebut diberikan oleh komunitas sosial IAM Pangkep, Minggu malam.

Anggota IAM Centre Pangkep, Saifullah Bonto, mengungkapkan sepeda dan paket sembako diterima Rizal di kediamannya di Taladilau, Kelurahan Talaka, Kecamatan Ma'rang, Kabupaten Pangkep.

Wujud dukungan tersebut baru diterima Rizal pada pukul 24.00 WITA sepulangnya ia dari Polres Pangkep.

"Kami berikan jam 12 malam tadi, kami menunggu Rizal pulang dari Polres," ujar Saifullah kepada Tribunnews.com melalui sambungan telepon, Senin (18/5/2020) pagi.

5. Bantu Ekonomi Keluarga

Anggota IAM Centre Pangkep, Saifullah mengatakan Rizal berasal dari keluarga yang kurang mampu.

Menurut informasi yang didapat Saifullah, Rizal saat ini duduk di kelas 5 SD.

"Rizal anak nomor 2 dari 3 bersaudara," ujar Saifullah.

Keluarga menyebut Rizal belum lama berjualan pastel atau biasa disebut jalangkote.

Rizal menjajakan jalangkote dengan berkeliling menggunakan sepeda.

"Rizal berjualan untuk membantu ekonomi keluarga," ungkap Saifullah.

6. Sering Dibully

Anggota DPR RI Dedi Mulyadi saat berbincang dengan bocah yang jadi korban bully melalui sambungan telepon.
Anggota DPR RI Dedi Mulyadi saat berbincang dengan bocah yang jadi korban bully melalui sambungan telepon. (istimewa dan YouTube TribunJatengTV)

Kasus bullying ini juga mendapat sorotan anggota DPR RI, Dedi Mulyadi.

Melalui sambungan telepon Dedi berbicara dengan Rizal dan orangtuanya untuk menyampaikan rasa simpatinya.

Pada kesempatan itu, Rizal mengaku tidak hanya sekali dibully, melainkan sudah beberapa kali.

Kendati demikian, ia tetap tegar dan tidak patah semangat untuk berjualan jalangkote dengan sepeda bututnya.

"Meski sering di-bully, Rizal tak pernah mengeluh. Dia tetap tegar untuk membantu ibunya berjualan jalangkote, saya sangat bersimpati dengan apa yang dikerjakannya," kata Dedi, melalui ponselnya, Senin (18/5/2020), dikutip dari TribunJabar. (Tribunnewsmaker/ Listusista)

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved