Pengakuan Ketua RT yang Tampar Nenek di Bogor Karena Bansos: Kerja Sudah Capek, tapi Disalahkan

Inilah pengakuan Ketua RT berinisial AS pelaku penganiayaan terhadap Nenek Arni (70) atas peristiwa yang terjadi.

Tribun Video
Ketua RT Diduga Aniaya Nenek 70 Tahun di Bogor karena Bansos. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Inilah pengakuan Ketua RT berinisial AS pelaku penganiayaan terhadap Nenek Arni (70) atas peristiwa yang terjadi.

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi setelah Nenek Arni mengajukan protes soal bansos yang didapatnya.

Permasalahan tersebut merupakan buntut dari buruknya pendataan penerima bansos.

Arni tidak terima bansos beras yang diterimanya dipotong.

Ia pun mengajukan protes ke balai desa.

Karena ketua RT tidak terima atas tuduhan Arni, ia pun tidak bisa mengendalikan emosinya.

Teriak-teriak saat Protes Soal Bansos, Nenek Asal Bogor Dianiaya Ketua RT, Ini Kronologi Lengkapnya

Gegara Bansos, Nenek 70 Tahun Dianiaya Ketua RT di Bogor, Begini Awal Mulanya hingga Akhirnya Damai


Seorang nenek bernama Arni (70) mendapatkan perlakuan kasar dari penyalur bansos yang tak lain adalah ketua RT, keduanya pun didamaikan oleh pihak kepolisian di Kampung Harapan, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/5/2020). (Dok Istimewa)
Seorang nenek bernama Arni (70) mendapatkan perlakuan kasar dari penyalur bansos yang tak lain adalah ketua RT, keduanya pun didamaikan oleh pihak kepolisian di Kampung Harapan, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/5/2020). (ISTIMEWA VIA KOMPAS)

Keributan pun terjadi di balai desa, Kampung Harapan, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kasus penganiayaan terhadap nenek Arni di Bogor kini masih menjadi sorotan.

Namun kedua pihak saat ini telah berdamai dan saling memaafkan.

Lantas bagaimana pengakuan ketua RT AS?

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved