Breaking News:

Pengakuan Pelaku Klitih di Jembatan Progo: Sengaja Bawa Sajam & Sebut Banyak Geng akan Bertemu

Berikut pengakuan pelaku klitih di jembatan Progo yang videonya sempat viral di medsos.

Editor: Irsan Yamananda
Wartakotalive.com
Ilustrasi 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Berikut pengakuan pelaku klitih di Jembatan Progo yang videonya sempat viral beberapa waktu lalu. Mengaku sengaja bawa senjata tajam dan sebut banyak geng akan berkumpul.

Binmas Kepolisian Resor Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, kumpulkan 11 anak usia pelajar yang jadi anggota geng bermotor. Mereka didatangkan bersama orangtua maupun pihak sekolah.

Polisi membina mereka di Polres Kulon Progo, sepanjang siang hingga sore.

“Di dalam pertemuan itu kami menghimbau para orangtua untuk lebih memperhatikan anaknya, ke mana mereka pergi, melarang untuk tidak keluar malam dan bermain yang kurang jelas,” kata Kasubag Humas Polres Kulon Progo, Inspektur Satu Polisi I Nengah Jeffry via telepon, Senin (27/12/2020).

Baca juga: TERKUAK Sadisnya Begal Geng Motor Akatsuki 2018 di Bekasi, 7 Pelaku Menanti Ancaman Hukuman Mati

Baca juga: Kronologi Lengkap Polisi Dibacok Anggota Geng Motor di Cianjur, Berawal dari Petugas Hentikan Konvoi 

Ugal-ugalan di Jembatan Progo

Semua berawal dari video viral geng bermotor ngebut di sebuah jembatan Sungai Progo yang menghubungkan wilayah Srandakan, Bantul dengan Galur di Kulon Progo, sekitar pukul 03.00 WIB, beberapa hari lalu.

Mereka merekam aksi jadi konten WA story saat lewat Jembatan Progo di Srandakan itu.

Dalam video, selain ugal-ugalan, mereka yang membonceng mengacung-acungkan berbagai senjata tajam dan tumpul, seperti gir motor, celurit, hingga botol.

Polisi cyber mengejar pelaku ketika menemukan konten WA story itu sebelum viral di berbagai media sosial.

Polisi menemukan mereka dan mengamankan salah satu di antaranya, yakni PY (23) asal Depok, Panjatan, karena bawa celurit.

Baca juga: Duduk Perkara TNI Dikeroyok Geng Moge Hanya Gara-gara Salah Paham, Korban sampai Tersungkur

Pengakuan anggota geng, sengaja bawa senjata

PY dkk dalam perjalanan mengikuti pertemuan terbatas antargeng di pantai.

“PY dituakan. Katanya memang sengaja bawa senjata karena banyak geng akan bertemu, ada kemungkinan saling serang,” kata Jeffry.

Polisi menahan PY. Sementara, belasan lain rupanya masih pelajar kembali ke rumah.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved