Breaking News:

Penanganan Covid

Pasca Libur Natal dan Tahun Baru, Pemerintah akan Evaluasi Penanganan Covid-19 Pada 2 Pekan ke Depan

Pemerintah akan evaluasi penanganan Covid-19 pasca libur natal dan tahun baru pada 2 pekan ke depan.

Tribunnews.com/ Dahlan Dahi
Sejumlah penumpang di Bandara Soekarno Hatta merasa kebingungan dengan kebijakan pemerintah yang mewajibkan penumpang pesawat melakukan tes antigen. Foto suasana di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (19/12/2020). (Tribunnews/ Dahlan Dahi) 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pemerintah akan mengevaluasi penanganan Covid-19 pada libur natal 2020 dan Tahun Baru 2021 pada dua pekan ke depan.

Hal itu disampaikan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Senin, (4/1/2020).

"Tentu Pasca daripada Natal dan Tahun baru ini pemerintah akan mengevaluasi dalam dua minggu kedepan, karena memang dengan adanya Natal dan Tahun Baru, liburan seperti liburan liburan sebelumnya itu biasanya dimonitor dalam dua minggu kedepan," kata Airlangga.

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 pasca libur natal dan tahun baru, pemerintah akan meningkatkan monitoring protokol kesehatan di tempat kerja dan pusat kegiatan ekonomi.

Dengan peningkatan monitoring tersebut diharapkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan semakin tinggi.

"Sehingga peningkatan disiplin di berbagai tempat itu terus dimonitor baik itu di tempat kerja, maupun di tempat kegiatan-kegiatan ekonomi," tuturnya.

Sebelumnya Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memprediksi bahwa lonjakan kasus Covid-19 akan terjadi pada 16-18 Januari 2021.

Baca juga: KABAR BAIK dari Menko Airlangga: Vaksin Covid-19 Sudah Didistribusikan ke Daerah Mulai Januari 2021

Baca juga: Jadwal Vaksinasi Covid-19 Dimulai Pertengahan Januari 2021, Dibagi 2 Periode, Nakes Jadi Prioritas

Budi Gunadi Sadikin saat diperkenalkan Presiden RI, Joko Widodo
Budi Gunadi Sadikin saat diperkenalkan Presiden RI, Joko Widodo (KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)

Menurutnya lonjakan kasus Covid-19 biasanya terjadi 10-14 hari setelah libur panjang.

"Jadi kalau liburan selesai di sekitar tanggal 1 atau 2 Januari ini akan terjadi sekitar tanggal 16 sampai 18 Januari 2021," kata Budi dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, (29/12/2020).

Adapun menurut mantan Wakil Menteri BUMN tersebut lonjakan kasus biasanya mencapai 30-40 persen.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: ninda iswara
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved