Breaking News:

FAKTA Vaksin Berbayar Kimia Farma: Tuai Polemik, Saham Melejit, Dinilai Tak Etis, Akhirnya Ditunda

Simak sederet fakta vaksin berbayar di Kimia Farma yang menuai polemik hingga pelaksanaannya ditunda.

freepik
Ilustrasi suntik vaksin Covid-19 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Simak sederet fakta vaksin berbayar di Kimia Farma yang menuai polemik.

Antusiasme masyarakat yang tinggi akan vaksinasi Covid-19 seolah membuka sejumlah peluang.

Beberapa daerah bahkan sudah membuka vaksinasi Covid-19 gratis yang bisa diikuti masyarakat umum.

Mereka hanya perlu mendaftar secara online dan menunggu informasi lebih lanjut.

Namun dikarenakan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi untuk mendapatkan vaksin gratis, permintaan membludak.

Tak sedikit yang terpaksa harus menelan kekecewaan karena tak mendapatkan kuota untuk vaksin.

Hal ini ternyata membua peluang bagi PT Kimia Farma untuk menyediakan vaksin Covid-19.

Baca juga: Polemik Vaksin Covid-19 Berbayar Kimia Farma, dr Tirta Sebut Kurang Sepakat: Sudah Diketok

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Berbayar Kimia Farma Ditunda, Awalnya Dijadwalkan Mulai 12 Juli 2021, Ada Apa?

2 di antara 5 Jenis Vaksin virus Corona atau Covid-19 yang digunakan di Indonesia, Coronavac dan Moderna
2 di antara 5 Jenis Vaksin virus Corona atau Covid-19 yang digunakan di Indonesia, Coronavac dan Moderna (KOLASE - SURYAMALANG.COM/Erwin Wicaksono - Tribunnews/Richard Susilo)

Namun PT Kimia Farma Tbk (KAEF) menyediakan vaksin Covid-19 berbayar.

Meski disambut baik, ternyata keputusan ini justru menuai polemik.

Tuai sejumlah polemik, vaksinasi berbayar gotong royong individu dari PT Kimi Farma ini akhirnya ditunda.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: ninda iswara
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved