Breaking News:

Tanya Jawab Islam

Menyentuh Kemaluan Setelah Berwudhu, Apakah Membatalkan Wudhu Atau Tidak? Ini Penjelasan Buya Yahya

Buya Yahya beri penjelasan mengenai apakah menyentuh kemaluan membatalkan wudhu.

Freepik
Ilustrasi berwudhu 

Reporter: Tiara Susma

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sebelum melaksanakan ibadah, umat Muslim dianjurkan untuk berwudhu terlebih dahulu.

Wudhu adalah bentuk mensucikan diri dari hadats atau najis kecil.

Ada beberapa hal yng dapat membatalkan wudhu seperti kentut, buang air kecil, buang air besar, dan lain-lain.

Lantas, apakah menyentuh kemaluan juga membatalkan wudhu?

Ada perbedaan pendapat ulama terkait hal tersebut.

Beberapa ulama menyebut menyentuh kemaluan tak membatalkan wudhu karena itu termasuk bagian dari tubuh kita.

Namun, ada juga ulama yang mengatakan bahwa menyentuh kemaluan membuat wudhu kita batal.

Baca juga: Hukum Berwudhu dalam Keadaan Telanjang, Apakah Sah Atau Tidak? Begini Penjelasan Buya Yahya

Baca juga: Bagaimana Hukumnya Berwudhu & Mengucap Bismillah di Kamar Mandi? Begini Penjelasan Buya Yahya

Pendakwah Buya Yahya.
Pendakwah Buya Yahya. (YouTube Al-Bahjah TV)

Buya Yahya pun memberikan penjelasan terkait hal tersebut.

Hal itu seperti dilansir dari video yang diunggah di YouTube Al-Bahjah TV pada 10 Oktober 2019.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved