Breaking News:

Tanya Jawab Islam

Bagaimana Hukumnya Menunda Mandi Wajib Setelah Berhubungan Suami Istri? Simak Penjelasan Buya Yahya

Berikut ini penjelasan Buya Yahya mengenai hukum menunda mandi wajib setelah berhubungan suami istri.

Penulis: Apriantiara Rahmawati Susma
Editor: Apriantiara Rahmawati Susma
Istimewa
Ilustrasi berhubungan suami istri. 

Reporter: Tiara Susma

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Dalam Islam, suami istri berhubungan intim merupakan suatu ibadah.

Setelah berhubungan intim, suami dan istri diharuskan mandi wajib atau mandi junub.

Mandi wajib atau mandi junub merupakan proses mensucikan diri dari hadas besar.

Suami dan istri belum boleh melakukan ibadah seperti sholat atau pun mengaji jika belum melakukan mandi wajib.

Hal ini berhubungan dengan kesucian dalam melaksanakan ibadah.

Selain itu, kita juga diharuskan berada dalam keadaan suci saat menghadap Allah SWT.

Namun, terkadang ada beberapa orang yang memutuskan menunda mandi wajib karena kondisi-kondisi tertentu.

Lantas, bagaimana hukumnya menunda mandi wajib setelah berhubungan suami istri?

Baca juga: Suami Istri Bersentuhan Setelah Berwudhu, Apakah Membatalkan Wudhu? Begini Penjelasan Buya Yahya

Baca juga: Apakah Harus Berwudhu Lagi Setelah Selesai Mandi Wajib? Simak Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Buya Yahya.
Buya Yahya. (YouTube Al-Bahjah TV)

Buya Yahya memberikan penjelasan terkait hal tersebut.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved