Breaking News:

Tanya Jawab Islam

Bagaimana Hukumnya Menunda Mandi Wajib Setelah Berhubungan Suami Istri? Simak Penjelasan Buya Yahya

Berikut ini penjelasan Buya Yahya mengenai hukum menunda mandi wajib setelah berhubungan suami istri.

Istimewa
Ilustrasi berhubungan suami istri. 

Suami Istri Bersentuhan Setelah Berwudhu, Apakah Membatalkan Wudhu? Begini Penjelasan Buya Yahya

Umat Muslim dianjurkan berwudhu sebelum melaksanakan ibadah.

Wudhu adalah bentuk mensucikan diri dari hadats atau najis kecil.

Ada beberapa hal yang dapat membatalkan wudhu seperti kentut, buang air kecil, buang air besar, dan lain-lain.

Termasuk menyentuh kulit orang yang bukan mahramnya.

Lantas, bagaimana jika suami istri bersentuhan setelah berwudhu?

Apakah hal itu membatalkan wudhu atau tidak?

Baca juga: Apakah Harus Berwudhu Lagi Setelah Selesai Mandi Wajib? Simak Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Baca juga: Menyentuh Kemaluan Setelah Berwudhu, Apakah Membatalkan Wudhu Atau Tidak? Ini Penjelasan Buya Yahya

Buya Yahya.
Buya Yahya. (YouTube Al-Bahjah TV)

Buya Yahya memberikan penjelasan terkait hal tersebut.

Hal itu seperti dilansir dari video yang diunggah di YouTube  Al-Bahjah TV pada 23 Agustus 2017.

Buya Yahya menegaskan hal itu sesuai dengan mazhab yang diyakini oleh umat Muslim.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved