Breaking News:

Sehari Sebelum Tewas, Brigadir J Diancam Dibunuh Lagi, Istri Ferdy Sambo Beri Ini ke Adik Mendiang

Brigadir J masih terima ancaman pembunuhan sehari sebelum tewas, terkuak perlakuan Putri Candrawathi. Beri ini ke adik Brigadir J.

Tayang:
Editor: ninda iswara
Facebook/Tribun Manado
Brigadir J masih terima ancaman pembunuhan sehari sebelum tewas, terkuak perlakuan Putri Candrawathi. Beri ini ke adik Brigadir J. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ancaman pembunuhan yang diterima oleh Brigadir J ternyata tak hanya datang sekali.

Satu hari sebelum tewas dibunuh, Brigadir J bahkan juga masih menerima ancaman pembunuhan tersebut.

Selain itu, perlakuan istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi terhadap Brigadir J juga terkuak.

Hal ini dikatakan pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak dalam program AIMAN yang tayang di KompasTV pada Senin (1/8/2022) kemarin.

Ancaman pembunuhan tersebut, kata Kamaruddin, disampaikan Brigadir J kepada sang kekasih, Vera Simanjuntak.

"Ancaman pembunuhan itu ternyata berlanjut hingga 7 Juli 2022, sedangkan aksi penembakan terjadi pada 8 Juli 2022," kata dia.

Kamaruddin menyampaikan, ancaman pembunuhan tersebut juga disertai dengan kalimat 'apabila dia naik ke atas akan dibunuh.'

Baca juga: Saor Siagian Tanggapi Tuduhan Pelecehan Brigadir J, Tak Percaya Seberani Itu: Polisi Jangan Pelintir

Baca juga: Cari Tempat Sepi saat Ditelepon Pacar, Menit-menit Brigadir J Sebelum Tewas, Ajudan Lain Lakukan Ini

Kamarudin Simanjuntak membongkar sebut Brigadir J masih terima ancaman pembunuhan sehari sebelum tewas
Kamarudin Simanjuntak membongkar sebut Brigadir J masih terima ancaman pembunuhan sehari sebelum tewas (Tribunnews dan Youtube)

Kamaruddin mengaku tidak mengerti apa maksud naik ke atas dan meminta pihak berwenang mengungkap hal tersebut.

"Tolong telusuri apa makna di atas ini? Apakah naik dari lantai 1 ke lantai 2 atau ada isu lain yang lagi berkembang," jelasnya.

Dengan diungkapkannya ancaman pembunuhan ini, maka Brigadir J telah menerima ancaman serupa sebanyak dua kali.

Ancaman pertama terjadi pada Juni 2022 di mana saat itu, Brigadir J menelepon sang kekasih menceritakan hal tersebut

Kepada Vera Simanjuntak, Brigadir J curhat akan meninggalkan kekasihnya tersebut dan meminta Vera mencari pengganti lain.

Sembari menangis, Brigadir J juga berpamitan dengan Vera dan memohon maaf atas dosa dan kekhilafan yang pernah diperbuat.

Vera mengira Brigadir J sakit hingga akhirnya muncullah pengakuan tentang ancaman pembunuhan tersebut.

"Setelah diancam akan dibunuh, kekasih tanya skuad lama atau skuad baru," ujar Kamaruddin.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Tags:
Brigadir JKamaruddin SimanjuntakPutri CandrawathiIrjen Ferdy Sambo
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved