Kondisi Tertekan Ikuti Perintah, Bharada E Ungkap yang Dilakukannya Setelah Menembak Brigadir J
Muhammad Burhanuddin, pengacara Bharada E menyebut proyektil peluru yang ditemukan di TKP hanyalah alibi semata dari atasan.
Editor: galuh palupi
Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara menyebut kliennya sempat mendapatkan iming-iming dari atasannya dalam kasus penembakan Brigadir J.
Namun iming-iming yang dimaksud Deolipa Yumara bukan berupa uang.
Baca juga: NASIB Bharada E, Jika Berani Bongkar Misteri Kematian Brigadir J, Sopir Sambo Terima Ganjaran Ini
Sekedar informasi, Bharada E ramai disebut menerima uang demi menjalakan 'skenario' yang telah dibuat atasannya.
Dugaan tersebut pertama kali diungkap oleh pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjutak.
Deolipa Yumara dengan tegas membantah Bharada E menerima uang.
"Tidak pernah ada aliran uang dalam keterangan Bharada E," ucap Deolipa saat menjadi narasumber di CNN, pada Minggu (7/8/2022)..
Deolipa kemudian menyinggung soal bujukan-bujukan halus yang didapat oleh Bharada E.
"Bujuk-bujuk ada, tapi tidak ada aliran uang," kata Deolipa.
Hingga saat ini, bujukan atau iming-iming atasan Bharada E tersebut masih menjadi misteri.
Terkait tudingan Bharada E menerima uang, Deolipa mengaku siap apabila PPATK melakukan penyelidikan terhadap kliennya.
"Sangat siap sekali, boleh silakan ditrack," imbuhnya.
Bharada E plong
Setelah blak-blakan menceritakan tabir gelap di balik kematian Brigadir J, Bharada E kini menjadi plong dan tak lagi tertekan.
Bharada E juga sempat mengirimkan surat kepada keluarga Brigadir J di Jambi.
Tak cuma menulis surat, Deolipa juga menyebut Bharada E menitipkan pesannya untuk keluarga Brigadir J.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/siapa-pemberi-perintah-bharada-e-tembak-brigadir-j.jpg)