Breaking News:

Reaksi Keluarga Brigadir J Usai Tak Disebut dalam Surat Permintaan Maaf Ferdy Sambo, 'Engga Perlu'

Surat permintaan maaf Ferdy Sambo tidak menyebut Brigadir J dan keluarganya, ini reaksi dari keluarga Brigadir J

Editor: Talitha Desena
Istimewa dan Youtube Kompas TV
Tulisan surat Ferdy Sambo minta maaf pada rekan-rekan di Institusi Polri, tak menyebut keluarga Brigadir J 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Keluarga Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat buka suara setelah mereka tak disebut dalam surat permintaan maaf Ferdy Sambo.

Seperti yang diketahui, Ferdy Sambo meminta maaf rekan-rekannya di institusi Polri atas kasus pembunuhan Brigadir J.

Karena kasus pembunuhan Brigadir J, nama Institusi kepolisian jadi tercoreng karena Ferdy Sambo.

Diwakili, Roslin Simanjutak, bibi Brigadir Yosua. ia menyebut bahwa Ferdy Sambo sudah sudah seharusnya melakukan permintaan maaf karena telah mencoreng nama baik institusi Polri.

Surat ditulis Irjen Ferdy Sambo itu ditulis pada 22 Agustus 2022.

Surat tersebut berisi tentang permohonan maaf kepada senior dan rekan perwira tinggi, perwira menengag, perwira pertama dan rekan bintara Polri.

Dalam isi surat itu, Ferdy Sambo menyampaikan akan menerima konsekuensi dan bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukannya.

Baca juga: Perjalanan Ferdy Sambo, Karier 28 Tahun Hancur Karena Kasus Brigadir J, Kini Dipecat Tak Terhormat

Baca juga: Terungkap Foto-foto Bongkar Masa Lalu Ferdy Sambo, Putri Candrawathi Dulu Masih Polos, Kini Berubah

Perjalanan karier Ferdy Sambo di kepolisian, kini hancur karena jadi tersangka kasus Brigadir J
Perjalanan karier Ferdy Sambo di kepolisian, kini hancur karena jadi tersangka kasus Brigadir J (Tribunneews dan Kompas TV)

Surat tersebut memang tidak tertera menyampaikan maaf untuk keluarga Brigadir J, namun sang bibi menanggapinya dan mengatakan gegara ulah Ferdy Sambo, nama kepolisian rusak.

"Seharusnya dia memang minta maaf ke institusi kepolisian karena gegara ulah dia jadi masyarakat Indonesia tidak mempercayai institusi kepolisian, nama institusi kepolisian jadi tercoreng karena ulang dia," ujar Roslin dilansir dari Tribunjambi.com, Jumat (26/8/2022).

Terlebih, Ferdy Sambo lah yang menjadi dalang pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Terkait soal tidak adanya permintaan maaf dari Ferdy Sambo kepada keluarga Brigadir J.

Roslin menegaskan bahwa permintaan maaf tersebut tidak perlu lagi.

Keluarganya hanya meminta Ferdy Sambo untuk mendapatkan hukuman yang seberat-beratnya sesuai pasal 340 yang mengenai pembunuhan berencana.

"Kalau buat kami pak Sambo nggak perlu minta maaf kepada kami, kami minta dia di pecat secara tidak hormat," tegas Rolin Simanjuntak.

Halaman
123
Sumber: Tribun Sumsel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved