Breaking News:

'Minta Diangkat Jadi ASN' Menpan RB Abdullah Azwar Anas Soroti Honorer yang Banyak Minta Jadi PNS

Menpan RB Abdullah Azwar Anas sebut negara kita Republik Hononer karena terlalu banyak tenaganya.

Editor: Candra Isriadhi
Instagram Kemenpanrb
Ilustrasi tenaga honorer. Menpan RB Abdullah Azwar Anas sebut negara kita Republik Hononer karena terlalu banyak tenaganya. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Menpan RB Abdullah Azwar Anas sebut negara kita Republik Hononer karena terlalu banyak tenaganya.

Abdullah Azwar Anas mengungkapkan jika kini banyak tenaga honorer yang minta diangkatjadi ASN.

Hal tersebut tentu wajar terjadi, namun tak bisa diberlakukan secara masif.

Menpan RB Abdullah Azwar Anas baru baru ini buka suara terkait nasib tenaga honorer.

Hal itu disampaikan Azwar Anas dalam sambutannya usai penandatanganan Keputusan Bersama tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitas Pegawai ASN dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Menurut Azwar, saat ini ada tenaga honorer yang direkrut dengan berbagai macam cara.

Lalu, kata dia, banyak dari mereka yang kemudian meminta diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Baca juga: 5 Pegawai Non ASN Ini Tak Masuk Pendataan Honorer, Begini Nasib Para Abdi Negara di Masa Depan

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas atau Menteri Azwar hari ini Kamis (22/9/2022) bicara soal ASN harus netral di pemilu.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas atau Menteri Azwar hari ini Kamis (22/9/2022) bicara soal ASN harus netral di pemilu. (Dok. Resmi Menpan RB)

Terkait hal tersebut, Azwar Anas menilai bahwa kondisi demikian menjadi tantangan tersendiri dalam reformasi birokrasi.

"Ada honorer yang direkrut dengan berbagai macam cara yang kemudian minta diangkat jadi ASN."

"Nah, ini kalau terus menerus tentu menjadi tantangan kita semua," kata Azwar Anas dikutip dari tayangan YouTube Kementerian PAN RB, Kamis (22/9/2022).

"Jangan-jangan, kalau honorer terus diangkat ini (negara kita) jadi republik honorer."

Padahal, lanjut Azwar Anas, setiap tahunnya rata-rata terdapat 1 juta orang yang berstatus fresh graduate atau lulusan dari perguruan tinggi.

Dengan kondisi seperti itu, Azwar mengaku khawatir para fresh graduate ini nantinya tidak akan mendapatkan tempat sebagai ASN.

Meskipun demikian, mantan Bupati Banyuwangi itu mengakui memang ada tenaga honorer yang berkualitas terkait kinerjanya di berbagai daerah.

Baca juga: Data Seluruh Tenaga Honorer, Bukan untuk Diangkat PNS atau PPPK Pemerintah Miliki Tujuan Tersendiri

Ilustrasi honorer dan PNS.
Ilustrasi honorer dan PNS. (Tribun Timur)
Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved