Berita Kriminal
MIRIS! Bayi Disabilitas Dibuang di Teras Rumah, Kondisi Memprihatinkan: Berlumur Darah & Gak Nangis
Wanita syok temukan bayi disabilitas berlumur darah di dalam kardus di teras rumahnya di Asahan Sumatera Utara.
Editor: Dika Pradana
Setelah berbagi tugas, petugas pelan-pelan mulai mendekat ke arah pintu masuk.
Baca juga: LAGI Bahagia Dapat Pekerjaan, Mama Muda di Sergai Tewas Dibunuh: Dijebak Lowongan Kerja Jaga Anak
Petugas langsung bergerak cepat setelah salah satu mengeluarkan aba-aba.
Dengan cekatan, seorang petugas kemudian menyergap sang ibu yang duduk di bawah diikuti oleh beberapa petugas lainnya.
Ketika ibu itu tak mampu bergerak, Riyanto langsung mengangkat bayi yang tergeletak di bawah dan membawanya keluar.
Warga pun merasa lega dengan aksi heroik petugas gulkarmat itu.
"Si bayi tidak menangis, dia anteng saat saya bawa. Saya amankan ke rumah warga. Dan disana balita ditangani oleh petugas dinas kesehatan," kata Riyanto.
Sementara sang ibu diamankan oleh pihak kepolisian lalu diserahkan ke pihak Dinas Sosial.

Keluarga Kewalahan
Dari informasi yang dilihat di akun Instagram @damkarjakartapusat, Kamis (8/6/2023), penyebab sang ibu mengamuk karena ia menolak minum obat.
Lalu melemparkan semua barang di rumah seperti piring dan gelas kaca.
Saat mengamuk, ibu tersebut masih bersama bayinya di dalam kamar.
Baca juga: KEJAM! Bocah 6 Tahun di Jember Digorok Ibu, Korban Dikunci di Kamar, Ayah Syok: Ada Suara Dengkuran
Karena khawatir dengan keselamatan sang bayi, keluarga menghubungi pihak Damkar untuk menyelamatkan anak tersebut.
Sebelumnya keluarga sudah meminta pertolongan dari petugas PPSU dan Satpol PP, namun gagal lantaran wanita tersebut melempari semua orang.
"Karena gagal dan tak ada APD, keluarga langsung menghubungi pihak Damkar Sektor Kemayoran," tulisnya.
Sementara suami ibu tersebut, diduga kabur.

Petugas Terenyuh dan Cemas
Riyanto dilanda perasaan sedih saat menyelamatkan bayi tersebut.
Terbesit dalam benaknya tiba-tiba bayangan kedua anak kembarnya di rumah.
"Sedih dan kasihan karena saya juga punya anak perempuan 3 tahun kembar. Saya jadi membayangkan takut terjadi apa-apa dengan mereka," katanya.
Riyanto juga sempat membayangkan bagaimana bila petugas datang terlambat untuk menyelamatkan bayi itu.
Ia berandai bisa saja bayi itu disakiti oleh sang ibu.
"Ya sedihnya, terlihat terlantar. Karena sang ibu sedang sakit." ujar Riyanto.
"Tapi untungnya anaknya tidak rewel. Yang saya khawatirkan jika anaknya nangis dan rewel. Takutnya ibunya melukainya," ceritanya.
Riyanto bersyukur akhirnya misi penyelamatan bayi itu berhasil dalam keadaan sehat tanpa luka sedikit pun. (TribunMedan/Alif Al Qadri Harahap)
Berita ini telah diolah dari artikel TribunMedan.com.
Sumber: Tribun Medan
Sosok Nurminah Wanita Tewas Dicor Kekasih di Lombok, Hendak Menikah, Pelaku Ternyata Sudah Beristri |
![]() |
---|
Pengakuan Istri Penculik Kacab Bank BUMN di Jakpus, Panik 2 Kali Didatangi Polisi, Dapat Rp8 Juta |
![]() |
---|
Pilu Kondisi Jasad Ilham Kacab Bank BUMN di Jakpus, Banyak Luka Memar, Teman Korban: Tak Punya Musuh |
![]() |
---|
Eksekutor Pembunuh Kacab Bank BUMN di Bekasi Buron, 4 Penculik Memelas, Diduga Sudah Direncanakan |
![]() |
---|
Tangis Istri Kepala Cabang Bank BUMN di Jaktim Pecah, Suami Diculik & Dibunuh, 4 Orang Ditangkap |
![]() |
---|