Breaking News:

Berita Viral

ASTAGFIRULLAH! Kepsek dan Bendahara SMKN 1 Kolaka Diduga Korupsi Dana Sekolah Lebih dari Rp 1 M

Dua orang ditangkap petugas kepolisian karena terlibat tindak pidana korupsi dana sekolah di Kolaka Sulawesi Tenggara, Senin (4/12/2023).

Editor: Eri Ariyanto
TribunSultra
Kepsek dan bendahara SMKN 1 Kolaka diduga korupsi dana sekolah lebih dari Rp 1 M 

Sebagai informasi, Iskak sudah 20 tahun menjabat sebagai bendahara Koperasi Tegar yang beranggotakan 200 guru PNS SD di Surabaya.

Sebelum menjabat sebagai bendahara, Iskak disebut-sebut pernah menjadi ketua Koperasi Tegar.

Para guru SD di Surabaya berani menyimpan uangnya di koperasi tersebut lantaran Iskak dikenal sempat menjabat sebagai kepala sekolah di sejumlah SDN di Kecamatan Rungkut.

Baca juga: Eks Kepsek di Surabaya Gelapkan Uang Koperasi Guru Rp 2,3 Miliar untuk Pribadi: Bangun Rumah & Pasar

Baca juga: Tilep Miliaran dari Arisan Online Bodong, Gaya Hidup Wanita Ini Mewah, Habiskan Ratusan Juta di Mall

Simpanan uang para guru tersebut beragam, mulai dari Rp 10 juta hingga Rp 75 juta.

"Kan sudah lama megang koperasi. Jadi kami percaya," kata Ketua Paguyuban KPRI Tegar, Anselmus, Kamis (22/6/2023), dikutip dari TribunJatim.

Namun, kepercayaan ratusan guru itu dimanfaatkan oleh Iskak.

Dana koperasi yang mulanya memiliki saldo Rp 2,8 miliar tersisa Rp 2,3 miliar saat diaudit bersama anggota kelompok.

Sebanyak 170 guru lantas panik karena dana yang berkurang tersebut tak terwujud penggunaannya.

Rupanya uang tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi Iskak. 

Iskak yang sudah pensiun, lantas mengakui uang koperasi itu telah ia gunakan untuk membangun rumah, membuat kos-kosan, hingga membeli lapak pasar untuk disewakan.

Sementara, sebagian tanah-tanah itu ada yang telah diatasnamakan anaknya.

Ilustrasi uang koperasi ditilap
Ilustrasi uang koperasi ditilap (SHUTTERSTOCK/AIRDRONE)

Total, uang koperasi yang telah digunakan Iskak mencapai Rp 2,3 miliar.

Tak sekaligus, uang tersebut digunakan Iskak secara berkala.

Anselmus menilai KPRI Tegar minim pengawasan, padahal seluruh Kepsek SDN di Kecamatan Rungkut masuk pengawas KPRI. 

Namun, karena banyak yang pensiun, pengawasan makin melemah.

Halaman 2/3
Tags:
berita viral hari inikepala sekolahBendaharaSMKN 1 Kolakakorupsipelakutersangka
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved