Berita Kriminal
ASTAGFIRULLAH! Tergiur Uang, Suami di Malang Tega Jual Istri Jadi PSK, Sekali Kencan Rp 250 Ribu
Tergiur uang, suami tega mempekerjakan istrinya sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Editor: Eri Ariyanto
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Tergiur uang, suami tega mempekerjakan istrinya sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Suami itu tega menjual istrinya lewat aplikasi online dengan harga Rp 250 ribu sekali kencan.
Kini, dua orang pemuda berhasil diamankan Satreskrim Polres Malang atas tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan menjajakan istrinya ke pria hidung belang di sebuah penginapan Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Baca juga: TRAGIS! Balita yang Dianiaya Pacar Tante Berakhir Meninggal Dunia, Ini Penyakit yang Diderita Korban
Dua pelaku yakni Fajri (23) warga Sukabumi, Provinsi Jawa Barat dan Aditya Putra (22) warga Kabupaten Blitar.
KBO Satreskrim Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik mengatakan, dua pelaku diamankan dengan waktu yang berbeda.
Fajri diamankan pada Jumat (1/12/2023) sekira pukul 00.30 WIB di salah satu hotel yang ada di Kecamatan Kepanjen.
"Sebelumnya kami menerima informasi bahwa ada seseorang yang dipekerjakan sebagai pekerja seks komersial (PSK) di sebuah hotel di Kepanjen," ujar Taufik dalam press release ungkap kasus, Jumat (15/12/2023).
Saat itu juga petugas Satreskrim Polres Malang mendatangi TKP yang diduga menjadi tempat asusila.
"Kami datangi TKP dan benar di sana ada kamar yang digunakan unfuk melakukan hubungan di luar nikah," imbuhnya.

Baca juga: ASTAGFIRULLAH! Kepsek di Sampang Diduga Lecehkan Guru dan Muridnya, Sebut Aksinya Cuma Bercanda
Di TKP yang sama, polisi mengamankan Fajri. Kemudian didapati dua korban satu di antaranya istri siri Fajri, yakni Tri Hartati (28) warga Kabupaten Pemalang dan Syobua (24) warga Kabupaten Pasaman Barat yang merupakan teman istri sah pelaku.
Saat dilakukan pemeriksaan, Fajri mengakui perbuatannya dengan menjajakan istri sah dan temannya tersebut melalui aplikasi chat dengan sistem open Booking Online (BO).
Harga yang dipatok untuk pemesan atau pria hidung belang tersebut seharga Rp600 ribu. Namun, setelah dilakukan tawar menawar akhirnya mereka sepakat di harga Rp250 ribu sekali main.
Setelah deal pelanggan datang ke hotel kemudian Fajri menunggu di lobi.
Setiap kali transaksi, pelaku menerima keuntungan Rp50 ribu per pelanggan.
Dikatakan Taufik, Fajri dengan sengaja dari Sukabumi ke Malang naik bus untuk melakukan menjajakan istri sahnya tersebut.
Sosok Nurminah Wanita Tewas Dicor Kekasih di Lombok, Hendak Menikah, Pelaku Ternyata Sudah Beristri |
![]() |
---|
Pengakuan Istri Penculik Kacab Bank BUMN di Jakpus, Panik 2 Kali Didatangi Polisi, Dapat Rp8 Juta |
![]() |
---|
Pilu Kondisi Jasad Ilham Kacab Bank BUMN di Jakpus, Banyak Luka Memar, Teman Korban: Tak Punya Musuh |
![]() |
---|
Eksekutor Pembunuh Kacab Bank BUMN di Bekasi Buron, 4 Penculik Memelas, Diduga Sudah Direncanakan |
![]() |
---|
Tangis Istri Kepala Cabang Bank BUMN di Jaktim Pecah, Suami Diculik & Dibunuh, 4 Orang Ditangkap |
![]() |
---|