Tempat Wisata
Curug Seelok Ini Cuma Sejam dari Temanggung, Namanya Diambil dari Pengikut Setia Pangeran Diponegoro
Inilah wisata air yang menawan di Temanggung, Jawa Tengah. Jaraknya sekitar 28,4 kilometer atau sekira 57 menit dari Alun-alun Temanggung.
Editor: Febriana
Hal tersebut untuk menggambarkan aliran air terjun di tempat wisata yang tidak pernah surut meski saat musim kemarau panjang.
Terkait jasa Surodipo, Danang mengatakan bahwa Curug Surodipo memiliki sebuah petilasan yang lokasinya dekat dengan gerbang masuk kawasan wisata.
"Wisatawan pasti akan melewatinya karena letaknya di pinggir jalan. Dekat petilasan ada mata air. Kata sesepuh desa sini, konon katanya, barang siapa yang ambil air di situ akan beruntung," tutur dia.
Saat ini, wisatawan manapun bebas untuk mengambil air di sana.
Bahkan, tidak jarang para pengguna sepeda yang berkunjung ke Curug Surodipo mengisi botol minum dengan air dari mata air tersebut.
Baca juga: Kafe Seestetik Ini Ternyata Cuma 47 Menit dari Gerbang Tol Boyolali, dari Klaten Tak Sampai 2 Jam

Curug Surodipo terletak di Desa Tawangsari, Kecamatan Wonoboyo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Mereka buka setiap hari pukul 08.00-16.00 WIB.
Harga tiket masuk Curug Surodipo adalah Rp 4.000 per orang. Tarif parkir motor adalah Rp 2.000 dan mobil Rp 5.000.
Biaya kemah plus tiket masuk adalah Rp 15.000. Namun untuk kemah, kendaraan tidak akan ditaruh di kawasan wisata melainkan di area desa yang jaraknya tidak jauh dengan biaya penitipan Rp 5.000 per motor.
Dari desa, pengunjung bisa naik ojek ke tempat wisata dengan biaya Rp 10.000 sekali jalan.
"Kalau tidak ada peralatan kemah, kita kerja sama dengan teman-teman di basecamp pendakian Prau, tidak jauh dari sini. Bisa pinjam ke sana. Kalau tidak salah per tenda kisaran Rp 50.000-Rp 70.000," ujar Danang.
Apabila ingin kemah namun belum familiar dengan Curug Surodipo, harga sewa pemandu lokal adalah Rp 100.000 per malam untuk rombongan minimal 10 orang.
"Ditemani pemandu untuk satu malam. Pemandu cuma bisa temani ke air terjun nomor satu," kata dia.
(TribunNewsmaker.com)(Kompas.com)