Program 100 Hari Kerja
Program 100 Hari Kerja Bupati Bangkalan Lukman Hakim, Dapat Pesan dari Emil Dardak soal Investasi
Inilah program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan, Madura, Lukman Hakim dan Fauzan Jafar.
Editor: Delta LP
Khususnya pengembangan dan peningkatan sektor industri.
“Dekat dengan Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, pangsa pasarnya besar. Keberadaan industri lainnya besar, kok (Bangkalan) hanya 2,5 persen 2,7 persen."
"Sektor pertambangan yang besar, sekitar 15 persen dan pertanian 20 persen,” ungkap Wagub Jatim, Emil Dardak.
Di bawah kepemimpinan Bupati Lukman dan Wabup Fauzan, Emil berharap sektor industri di Kabupaten Bangkalan bisa lebih tumbuh.
Namun sebagai langkah awal, Emil meminta harus ditekuni betul, dipilah satu persatu untuk menemukan simpul permasalahan sehingga investasi berjalan lancar.
“Apa sih penyebabnya investasi tidak berada di sini, padahal Bangkalan dekat sekali dengan pangsa pasar, masih dalam satu Gerbangkertasusila. Ini menjadi tanda tanya, bagaimana kita buat menjadi kondusif. Tadi hasil diskusi dengan segenap forkopimda dan tokoh, ada beberapa PR, terutama salah satunya penegakan hukum dan kepastian hukum,” jelas Emil.
Kondisi itu, lanjut Emil, harus didorong bukan hanya dengan melemparkan masalah kepada aparat penegak hukum.
Tetapi secara kolektif antara pemerintah dan tokoh untuk kemudian bersama-sama membangun kepastian hukum, sebagai dasar bagi keyakinan investor agar berinvestasi dan menciptakan lapangan pekerjaan di Kabupaten Bangkalan.
Baca juga: Rekam Jejak Lukman Hakim Bupati Bangkalan yang Dilantik Prabowo, Pernah 2 Kali Jadi Kepala Desa
Emil menyambut baik semangat dan tekad Bupati Lukman dan Wabup Fauzan untuk mendobrak apa yang mungkin selama ini dianggap sebagai sebuah hambatan untuk terealisasinya potensi-potensi Bangkalan yang sebenarnya luar biasa.
“Bagaimana eksistensi Jembatan Suramadu, kerjasama dengan Surabaya menjadi penting. Untuk memastikan itu, tentunya ada kolektivitas upaya-upaya dalam ekonomi, sosial budaya, pariwisata, dan juga keamanan yang harus dibangun secara kolektif bersama-sama. Karena apapun itu harus dibangun di atas pondasi kondusifitas kamtibmas bersama forkopimda,” pungkasnya.
Sementara Bupati Bangkalan, Lukman Hakim mengungkapkan, dalam skema dua tahun pertama pemerintahannya akan lebih concern kepada infrastruktur dan pelayanan publik yang memang menjadi kebutuhan dasar masyarakat dan tanggung jawab pemerintah.
“Selanjutnya kami sudah go regional dan nasional, salah satunya adalah ramah investasi. Sehingga investasi harus tumbuh dan berkembang di Kabupaten Bangkalan, itu sudah kami rancang. Cuma untuk tahun pertama dan kedua, kami lebih fokus kepada fungsi kami sebagai pelayan masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pihaknya tidak mengedepankan program 100 hari kerja karena semua yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat, adalah prioritas yang harus dibenahi secara bertahap.
“Kami mulai dari titik nol, itu yang kami lakukan hingga nantinya selesai mencapai paling tidak 80 persen dari persoalan yang ada di masing-masing OPD Pemkab Bangkalan,” pungkasnya. (TribunNewsmaker/TribunMadura)
| Program 100 Hari Kerja Bupati Bungo Jambi Dedy Putra, Siap Tuntaskan 2 Masalah Genting Ini |
|
|---|
| Program 100 Hari Kerja Wali Kota Sabang Zulkifli Adam, PNS Boleh Tugas Dimana Saja, Asal Kerja Beres |
|
|---|
| Program 100 Hari Kerja Bupati Siak Riau Afni Z, Diharapkan Tak Cuma Fokus Infrastruktur, tapi SDM |
|
|---|
| Program 100 Hari Kerja Bupati Magetan Nanik Endang, Minta Seluruh ASN Optimal Melayani Masyarakat |
|
|---|
| Program 100 Hari Kerja Bupati Bangka Barat Markus, Tak Ada Target tapi Tetap Punya Skala Prioritas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Program-Bupati-Bangkalan-Lukman-Hakim.jpg)