Breaking News:

Program 100 Hari Kerja

Program 100 Hari Kerja Bupati Bangkalan Lukman Hakim, Dapat Pesan dari Emil Dardak soal Investasi

Inilah program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan, Madura, Lukman Hakim dan Fauzan Jafar.

Editor: Delta LP
Newsmaker Kolase/Wikipedia
100 HARI KERJA - Inilah program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan, Madura, Lukman Hakim dan Fauzan Jafar. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Inilah program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan, Madura, Lukman Hakim dan Fauzan Jafar.

Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan, Lukman Hakim dan Fauzan Jafar langsung menerapkan visi misi dan program-program kerjanya.

Diketahui, Lukman Hakim dan Fauzan Jafar telah dilantik oleh Presiden Prabowo pada 20 Februari 2025 lalu.

Lukman Hakim dan Fauzan Jafar bakal fokus untuk peningkatan jalan kabupaten tanpa lubang.

Namun, Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran serta Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 29 Tahun 2025 tentang Penyesuaian Rincian Alokasi Transfer ke Daerah bisa menjadi ‘batu sandungan’.

Diketahui, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah melakukan efisiensi anggaran di tingkat kementerian dan lembaga mencapai Rp 256 triliun. 

Sementara pemangkasan anggaran untuk daerah mencapai total sekitar Rp 50 triliun.

Kebijakan efisiensi anggaran itu menimbulkan terjadinya kontraksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), termasuk APBD Bangkalan tahun 2025. Kondisi ini tentu saja membayangi program prioritas Bupati Lukman, yakni jalan kabupaten tanpa lubang yang ditargetkan terlaksana di tahun pertama kepemimpinannya.   

“Kami masih menyusuri di masing-masing OPD, kami melakukan penyisiran dari skema anggaran sebelumnya untuk kemudian kami lakukan efisiensi. Bahkan ada yang mentok hingga dinolkan dari sekian miliar, Salah satunya pada kegiatan yang bersifat seremonial meski ada ketentuan dipangkas 50 persen, namun kami zero kan sekalian,” singkat Bupati Lukman kepada Tribun Madura usai meninjau Operasi Pasar Murah depan Pendapa Agung Bangkalan, Jumat (7/3/2025).  

Kerusakan infrastruktur jalan kabupaten di Bangkalan dalam beberapa tahun terakhir tersaji di setiap kecamatan dan menjadi sorotan. 

Tidak jarang pula para pengendara, khususnya pemotor terjatuh setelah terjerembab lubang jalan.

Seperti halnya yang menimpa dua pemuda berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Supra, mereka terlibat kecelakaan tunggal setelah terjatuh akibat lubang jalan saat melintasi Jalan Raya Desa Jaddih Pasar, Desa Jaddih, Kecamatan Socah pada Minggu (9/3/2025).  

Dikutip dari Tribunnews.com edisi 26 Februari 2025, kebijakan efisiensi anggaran melalui Inpres Nomor 1 Tahun 2025 dinilai Direktur Eksekutif Global Strategi Riset Indonesia (GSRI), Sebastian Salang sebagai kebijakan setengah hati.

Ia menilai pemotongan anggaran di daerah kurang tepat karena sebagian besar dana yang dipangkas berkaitan dengan infrastruktur dan konektivitas, seperti pembangunan jalan dan jembatan.

Baca juga: Perjalanan Karier Fauzan Jafar Wabup Bangkalan yang Dilantik Prabowo, Dulu Ketua KPU Kab Bangkalan

Sekretaris II Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sekaligus Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bangkalan, Ahmat Hafid menjelaskan, Pemkab Bangkalan di tengah penerapan kebijakan efisiensi tetap berupaya maksimal melalui reaktivasi atau mengalokasikan program-program prioritas Bupati Bangkalan terpilih.

Halaman 1/3
Tags:
Lukman HakimFauzan JafarBangkalanMadura
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved