Sosok
Sosok & Profil Try Sutrisno, Dukung Pencopotan Gibran dari Jabatan Wapres, Mantan Ajudan Soeharto
Berikut sosok dan profil Try Sutrisno, mantan panglima ABRI dukung pencopotan Gibran dari jabatan Wapres, mantan ajudan Soeharto.
Editor: ninda iswara
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Gelombang dukungan terhadap pencopotan Gibran Rakabuming Raka dari jabatan Wakil Presiden RI datang dari kalangan purnawirawan TNI.
Salah satu tokoh yang menyuarakan hal ini adalah mantan Panglima ABRI sekaligus mantan Wakil Presiden, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno.
Tak hanya Try Sutrisno, para pensiunan dari tiga matra TNI, Angkatan Darat, Laut, dan Udara, turut menyuarakan hal serupa. Gerakan ini diwujudkan dalam bentuk petisi yang ditandatangani oleh ratusan purnawirawan: 103 jenderal, 73 laksamana, 65 marsekal, dan 91 kolonel.
Pernyataan sikap ini dibacakan dalam sebuah forum bertajuk Forum Purnawirawan Prajurit TNI, yang berlangsung di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Kamis, 17 April 2025.
Selain Try Sutrisno, sejumlah tokoh militer dan sipil lainnya juga ikut menandatangani surat tersebut, antara lain mantan Menteri Agama Fachrul Razi, Jenderal TNI (Purn) Tyasno Soedarto (KSAD 1999–2000), Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto (KSAL 2005–2007), serta Marsekal TNI (Purn) Hanafie Asnan (KSAU 1998–2002).
Baca juga: Sosok & Profil Kompol Vernal Sambo, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Tangkap Fachri Albar
Profil Singkat Try Sutrisno
Try Sutrisno dikenal sebagai salah satu tokoh militer senior Indonesia.
Ia lahir di Surabaya pada 15 November 1935, merupakan anak ketiga dari pasangan Soebandi dan Mardiyah.
Langkahnya di dunia kemiliteran dimulai pada usia 21 tahun, saat ia diterima sebagai taruna di Akademi Teknik Angkatan Darat (Atekad) pada tahun 1956.
Baru satu tahun menempuh pendidikan, Try sudah harus turun ke medan perang untuk menghadapi pemberontakan PRRI (Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia).
Karier militernya terus menanjak. Pada tahun 1962, ia terlibat dalam Operasi Pembebasan Irian Barat, sebuah misi penting yang mempertemukannya dengan Mayor Jenderal Soeharto, Panglima Komando Mandala saat itu.
Dari sinilah benih kedekatannya dengan Soeharto tumbuh.
Empat tahun setelah Soeharto menjabat Presiden RI pada 1968, Try Sutrisno dipercaya menjadi ajudannya di tahun 1974, sebuah penunjukan yang menjadi titik balik dalam kariernya.
Ia kemudian menjabat berbagai posisi strategis, seperti Kepala Staf Komando Daerah di Kodam XVI/Udayana pada 1978, Panglima Kodam IV/Sriwijaya (1979), dan Pangdam V/Jaya (1983).
Pangkatnya terus naik. Pada Agustus 1985, Try Sutrisno menjadi Letnan Jenderal dan menjabat sebagai Wakasad mendampingi KSAD Jenderal Rudhini.
Sumber: Bangka Pos
Sosok Willy Aditya Anggota DPR RI yang Ancam Usir Ahmad Dhani saat Rapat RUU Hak Cipta, Lulusan UGM |
![]() |
---|
Sosok Dokter Hewan di Magelang Nekat Lakukan Sekretom ke Manusia, Kini Ditetapkan Tersangka |
![]() |
---|
Sosok Willy Aditya Anggota DPR Buat Ahmad Dhani Kicep, Ancam Usir Suami Mulan Jameela dari Rapat RUU |
![]() |
---|
Berani Tantang Debat Ahmad Sahroni, Salsa Erwina Punya Segudang Prestasi Akademik, Kerja di Denmark |
![]() |
---|
Sosok Evie Effendi, Ustaz Diduga Aniaya Anak Perempuannya, Ibu Tiri Pukul Korban, Pernah Dipenjara |
![]() |
---|