Breaking News:

Program Kerja Kepala Daerah

Program Kerja Bupati Kendal Jateng Dyah Kartika Permanasari, Ada Kendal Joss hingga Kendal Milenial

Inilah program kerja Bupati dan Wakil Bupati Kendal, Jawa Tengah (Jateng), Dyah Kartika Permanasari-Benny Karnadi.

Editor: Delta LP
Instagram @mbaktikakendal
PROGRAM BUPATI KENDAL - Inilah program kerja Bupati dan Wakil Bupati Kendal, Jawa Tengah (Jateng), Dyah Kartika Permanasari-Benny Karnadi. Foto diambil dari akun Instagram Dyah Kartika. 

Tika menambahkan, pihaknya juga akan meningkatkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mengejar defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024 sebesar Rp115 miliar.

"Tentunya ini menjadi pendorong untuk meningkatkan kembali PAD di tahun ini," tandasnya.

Bantuan Atasi Stunting

Program pemberian bantuan subsidi pangan kepada anak berpotensi stunting telah dimulai di Kabupaten Kendal.

250 paket bantuan perdana disalurkan ke warga di Kecamatan Patebon sebagai upaya percepatan penurunan angka stunting di daerah tersebut. 

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan, bantuan ini merupakan strategi berkelanjutan pemerintah dalam memerangi stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini.

Sehingga, kebutuhan gizi serta proses tumbuh dan kembang anak tetap terjaga serta terhindar dari risiko stunting.

"Dengan adanya bantuan ini, kami berharap anak-anak yang berisiko stunting bisa mengejar ketertinggalan berat badan sesuai usianya."

"Ini adalah langkah konkret untuk menciptakan generasi yang sehat dan cerdas di masa depan," ujar Bupati yang akrab disapa Tika, Selasa (20/5/2025).

PROGRAM BUPATI KENDAL - Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyalurkan bantuan untuk anak berpotensi stunting di Kecamatan Patebon, Selasa (20/5/2025). Penyaluran dilakukan selama 8 bulan dan dievaluasi sebulan sekali.
PROGRAM BUPATI KENDAL - Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyalurkan bantuan untuk anak berpotensi stunting di Kecamatan Patebon, Selasa (20/5/2025). Penyaluran dilakukan selama 8 bulan dan dievaluasi sebulan sekali. (Dok. Pemkab Kendal)

Dikatakannya, program ini akan terus dievaluasi setiap bulan untuk mengetahui progres perkembangan anak.

Jika perkembangan membaik, maka penerima bantuan subsidi pangan akan dialihkan ke warga lain yang membutuhkan.

"Apabila berat anak sudah mencapai standar usianya penerima akan dihentikan dan diganti dengan penerima lain yang membutuhkan."

"Semoga para orangtua dapat memberi perhatian lebih kepada anak dengan adanya program ini," sambungnya.

Baca juga: Sepak Terjang Dyah Kartika Permanasari Bupati Kendal 2025, Bertahun-tahun Kerja di PT Manufaktur

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah, Dyah Lukisari menjelaskan, program subsidi ini akan berlangsung selama delapan bulan.

Pemilihan penerima bantuan didasarkan pada data yang diperoleh dari Puskesmas setempat, sehingga tepat sasaran kepada anak-anak yang membutuhkan dukungan gizi tambahan. 

Paket bantuan ini bernilai Rp170 ribu, namun masyarakat hanya perlu menebusnya dengan harga Rp20 ribu.

"Diharapkan melalui mekanisme ini, keluarga dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak," tandasnya. (TribunNewsmaker/TribunJateng) 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Tags:
Dyah Kartika PermanasariBenny KarnadiKendal
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved