Breaking News:

Program Kerja Kepala Daerah

Program Kerja Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Minta Masyarakat Peduli Darurat Sampah

Inilah program kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Banten, Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan.

Tayang:
Editor: Delta LP
Newsmaker Kolase/Wikipedia
PROGRAM WALI KOTA TANGSEL - Inilah program kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Banten, Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Inilah program kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Banten, Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan.

Pasangan Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan telah mulai pemerintahannya dengan menerapkan sejumlah program-program unggulan.

Mereka juga telah melewati masa 100 hari pertama masa kerjanya.

Di antara sederet tantangan kota, satu persoalan yang mencuat dan mendesak untuk ditangani adalah krisis sampah dengan produksi harian yang mencapai 1.000 ton dan kapasitas pengelolaan yang jauh dari cukup.

Berikut wawancara ekslusif manager peliputan TribunTangerang.com, Eko Priyono bersama wali kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (3/7/2024).

Pak Wali, kita tahu salah satu tantangan berat di Tangsel adalah persoalan sampah. Bisa dijelaskan situasi terkininya?

Iya, saat ini Tangsel memproduksi sekitar 1.000 ton sampah per hari, sementara kapasitas pengelolaan kita hanya sekitar 300 ton. Jadi sisanya itu masih belum tertangani secara maksimal. TPA yang kita punya di Cipeucang di Serpong lahannya terbatas, dan itu sudah ada sejak Tangsel belum terbentuk sebagai kota. Jadi ini krisis yang terus berjalan.

Apa langkah jangka panjang yang disiapkan Pemkot?

Langkah strategis kami adalah beralih ke PSEL (Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik). Ini mandat dari Perpres 35 Tahun 2018, dan kami termasuk satu dari 12 kota di Indonesia yang masuk program ini.

Tahun 2023 kemarin, kami selesaikan proses lelang internasional, dan sekarang sudah ada pemenang tender. Targetnya, akhir 2026 atau awal 2027 PSEL ini bisa mulai beroperasi. 

Sistemnya menggunakan insinerator (bukan RDF), dengan suhu pembakaran tinggi agar bisa mengolah 1.000 ton per hari, plus tambahan 100 ton sampah lama.

Baca juga: Program 100 Hari Kerja Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Bakal Bangun 7 SMP Baru

Mengapa memilih insinerator, bukan RDF?

Karena RDF (Refuse Derived Fuel) kapasitasnya kecil, dan ada ekses lingkungan dari residunya. Kami perlu solusi yang lebih radikal, sistem insinerasi menyeluruh. Ini bukan pilihan murah, tapi kalau tidak begitu, sampah akan terus menumpuk.

Tapi proyek ini butuh waktu. Sembari menunggu PSEL, apa langkah jangka pendek?

Beberapa hal yang sudah kami dorong di TPA Cipecang, hanya ada sekitar 5.000 - 6.000 m2; lahan yang masih bisa dipakai. Itu pun hanya penyangga darurat.

PROGRAM WALI KOTA TANGSEL - Benyamin-Pilar di Gedung DPRD Kota Tanggerang Selatan, Rabu (5/3/2025). Benyamin Davnie berencana membangun 7 SMPN baru di Tangsel.
PROGRAM WALI KOTA TANGSEL - Benyamin-Pilar di Gedung DPRD Kota Tanggerang Selatan, Rabu (5/3/2025). Benyamin Davnie berencana membangun 7 SMPN baru di Tangsel. (TribunTangerang/Ikhwana Mutuah Mico)
Halaman 1/2
Tags:
Tangerang SelatanBenyamin DavniePilar Saga IchsanBanten
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved