Kacab Bank Tewas
Unggahan Terakhir Kacab Bank BUMN jadi Petunjuk? 15 Tersangka Diciduk, Ada Oknum Aparat Terlibat?
Unggahan terakhir Ilham Pradipta kacab bank BUMN tewas dibunuh, bisa bongkar motif pembunuhan? Ini peran 15 tersangka.
Editor: ninda iswara
Bahkan sang istri pun tak pernah mendengar ada masalah besar yang tengah dihadapi.
“Tidak (pernah cerita). Malah isunya berkembang setelah kejadian. Pada saat dimuat, berita itu kan mulai muncul ada yang menyampaikan ini itu,” ungkap Widodo Bayu Ajie, juru bicara keluarga, di Dramaga, Bogor, pada Senin malam, 25 Agustus 2025.
Profil dan Kronologi Tragis Sang Korban
Ilham Pradipta bukanlah sosok asing di lingkungan akademik dan profesional.
Ia adalah alumni Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), angkatan 2006.
Kariernya di dunia perbankan dimulai sejak 2012, dan melalui proses panjang, ia akhirnya dipercaya menjabat sebagai Kepala Cabang Pembantu bank BUMN di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Semasa kuliah, Ilham juga dikenal sebagai penyiar radio dengan nama siar “Dipta”, sosok yang ceria dan supel di udara. Namun takdir berkata lain.
Pada hari kejadian, Ilham terekam kamera CCTV di parkiran Lotte Grosir Pasar Rebo.
Ia tampak berjalan menuju mobilnya usai rapat, sebelum tiba-tiba disergap oleh empat pria dari sebuah mobil putih.
Meski sempat berusaha melawan, ia kalah jumlah dan akhirnya dipaksa masuk ke kendaraan para pelaku.
Sehari setelah penculikan, tepatnya Kamis, 21 Agustus 2025, jasad Ilham ditemukan di semak-semak Desa Naga Sari, Kabupaten Bekasi. Kondisinya mengenaskan: tangan dan kaki terikat, mata tertutup lakban.
Hasil autopsi mengungkapkan bahwa ia meninggal akibat hantaman benda tumpul di bagian leher dan dada, yang menyebabkan hipoksia, kondisi kekurangan oksigen yang fatal.
Baca juga: Sosok Rohmat, Operator Senyap yang Membuka Jalan Bagi Penculikan & Pembunuhan Ilham Kacab Bank BUMN

Peran 15 Tersangka Terungkap
Polda Metro Jaya telah menetapkan 15 tersangka dalam kasus ini, yang terbagi dalam empat klaster peran:
- Aktor Intelektual (Dalang Perencanaan)
DH (Dwi Hartono) – pengusaha bimbingan belajar online, ditangkap di Solo
YJ – rekan DH dalam perencanaan, ditangkap di Solo
AA – bagian dari tim perencana, ditangkap di Solo
C alias Ken – ditangkap di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara - Klaster Pengintai
F – diduga oknum aparat, masih dalam pendalaman
S – bertugas membuntuti korban sebelum penculikan - Klaster Penculik
AT – pelaku lapangan, ditangkap di Johar Baru
RS alias Eras – pelaku penculikan, ditangkap di Labuan Bajo
RAH – turut serta dalam penjemputan paksa
RW – bagian dari tim penculik, ditangkap di Jakarta Timur - Klaster Eksekutor dan Pembuang Jasad
M – pelaku penganiayaan
T – eksekutor yang menyebabkan kematian korban
U – membantu membuang jasad ke Bekasi
Z – bagian dari tim eksekusi
N – pelaku yang ikut dalam pembuangan jasad
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, menjelaskan bahwa para tersangka telah dibagi ke dalam empat klaster peran.
Sumber: Tribunnews.com
Jejak Digital Andreana Wulandari Istri Dwi Hartono Otak Pembunuhan Kacab Bank, Aktif Jualan Baju |
![]() |
---|
Gurita Bisnis Dwi Hartono, Nyaris Jadi Calon Bupati Tebo Tapi Gagal, Punya Ladang Uang Sebanyak Ini |
![]() |
---|
Ken Dalang Penculikan Kacab Bank BUMN, Sembunyikan Identitas dengan Wig, Akui Bertemu Dwi Hartono |
![]() |
---|
Sosok Rohmat, Operator Senyap yang Membuka Jalan Bagi Penculikan & Pembunuhan Ilham Kacab Bank BUMN |
![]() |
---|
Dwi Hartono Terlanjur Jadi Inspirasi Warga Tebo Jambi, Kini Dikecam Kecewakan Orang se-Kabupaten |
![]() |
---|