Virus Corona

Muncul Pasien Positif Covid-19 dari Klaster Pusat Grosir Sleman, Pengunjung Lakukan Rapid Test

Editor: ninda iswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Covid-19

Dia sudah menjalani isolasi di RSUD Wates sejak 7 Mei 2020.

VIDEO VIRAL Cara Cegah Penularan Corona Lewat Tari Peti Mati, Tetap di Rumah atau Menari dengan Kami

Izinkan Warga Usia 45 Tahun ke Bawah Beraktivitas di Tengah Corona, Doni Monardo: Untuk Tekan PHK

Sementara itu hasil rapid test dua pekerja pusat grosir yang juga tinggal di Kulonprogo menunjukkan hasil reaktif.

Namun hasil pemeriksaan swab tenggorokan keduanya menunjukkan negatif virus corona.

Mereka pun dipulangkan kembali ke rumahnya.

Sementara itu Juru Bicara Pemda DIY untuk penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih mengatakan hingga Minggu (10/5/2020) ada tujuh pegawai salah satu pusat grosir di Kabupaten Sleman positif Covid-19.

Berty menjelaskan, awalnya ada satu pegawai yang terkonfirmasi positif.

Pasien itu tercatat sebagai kasus 79 di DIY.

Petugas kemudian melakukan tracing dan rapid test pada seluruh pegawai.

"Bantul maupun Sleman adalah karyawan hasil tracing. Belum semua (hasil laboraturium keluar)," ujar dia.

Dari tujuh pegawai, pegawai pertama yang sebelumnya ketahuan positif Covid-19 telah dinyatakan sembuh.

Pengunjung lakukan rapid test 

Sementara itu sebanyak 1.340 pengunjung di salah satu pusat grosir di Sleman akan menjalani rapid test.

Pemeriksaan dilakukan setelah seorang pegawai pusat grosir itu dinyatakan positif corona.

Rapid test massal berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Pangukan, Sleman, pada Selasa (12/5/2020) mulai 09.00 WIB hingga 14.00 WIB.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo mengatakan, jumlah pengunjung pusat grosir yang mendaftar ada lebih dari 1.340 orang.

Halaman
1234