"tidak mungkin juga karena kalau dia meyakinin tidak ada DNA lain kenapa mesti swab orang lain kenapa mesti visum ke rekan, apa yang dicurigain," kata Suwandi.
Turinah menambahkan, ia menyayangkan pernyataan Polisi yang meralat soal lebam di jasad Yodi Prabowo.
• Polisi Tolak Mentah-mentah Bukti Baru yang Diajukan Orangtua Yodi Prabowo: Saya Tidak Percaya!
• Orangtua Yodi Prabowo Buktikan Kejanggalan Kematian Anak, Ditolak Polisi karena dari Dukun
"Hasil lab forensik waktu pertama kali jasad dibawa ke labfor dari pihak labfor bilang ada pukulan, lebam akibat pukulan benda tumpul di tengkuk kiri,
ini sebelum korban dibunuh ada penganiayaan terlebih dulu bilangnya,
makin hari kok makin berubah hasilnya, ini bukan lebanm pukulan benda tumpul tapi lebam mayat,
saya pikir itu kan udah ahlinya kenapa gak konsisten dari awal penyidik kan dokter itu ahlinya saya kan orang awam kenapa bisa berubah," kata Turinah.
Dan ternyata hingga saat ini Suwandi dan Turinah sama sekali tidak ditunjukan hasil temuan Polisi yang mengarah pada dugaan Yodi Prabowo bunuh diiri.
Untuk itulah Suwandi penasaran dengan kondisi jaket yang dipakai editor Metro TV Yodi Prabowo.
"Dan saya bisa ditunjukan bahwa jaketnya itu memang berlubang-lubang," kata Suwandi soal dugaan editor Metro TV Yodi Prabowo bunuh diri.
(TribunNewsmaker.com/*)
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnewsbogor.com dengan judul Ibu Yakin Ada Skenario Besar di Balik Dugaan Editor Metro TV Bunuh Diri, Ayah Ingin Lihat Jaket Yodi
BACA JUGA : di Tribunnews.com dengan judul Tak Percaya Putranya Bunuh Diri, Ibu Yodi Prabowo Yakin Ada Skenario Besar, Ayah Mau Lihat Jaketnya.