Tak Percaya Anaknya Bunuh Diri, Ibu Yodi Prabowo Yakin Ada Skenario Besar, Ayah Ingin Lihat Jaketnya

Editor: Irsan Yamananda
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Turinah ibunda Yodi Prabowo ungkap sederet keganjilan kematian putranya yang disebut bunuh diri.

Sebelum ditemukan tewas, Yodi Prabowo terakhir terlihat di kantor Metro TV pada Selasa (7/7/2020) pukul 22.27 WIB.

Polisi menduga Yodi Prabowo bunuh diri karena depresi.

Namun ibu editor Metro TV, Turinah tak percaya Yodi Prabowo depresi dan bunuh diri.

"kami yakin anak kami tidak bunuh diri, ada pelakunya,

seseorang melakukan kejahatan gak mungkin dia mau terang-teranga, ini lho buktinya, nanti dia cepet ketangkep dong, " kata ibu editor Metro TV, Turinah dikutip TribunnewsBogor.com dari akun Youtube Najwa Shihab berjudul Kasus-Kasus Misterius - Ibu Yodi: Anak Saya Dibunuh karena Asmara (Part 2) | Mata Najwa

Turinah bahkan menduga ada skenario besar di balik kematian editor Metro TV Yodi Prabowo.

• Polisi Bingung Tindaklanjuti Bukti Janggalnya Kematian Yodi Prabowo yang Dilaporkan Orang Tuanya

• YODI PRABOWO Nekat Bunuh Diri 4 Tusukan, Suicidiolog Ini Sampai Geleng-geleng: Amat Langka dan Berat

"Mungkin saya pikir ada skenario hebat di dalamnya,

jadi tuh dirancang seakan anak saya bunuh diri, kalau saya berkeyakinan seperti itu mba," kata Turinah ke Najwa Shihab.

Padahal menurut Suwandi Polisi sudah meyakini tidak ada sidik jari dan DNA orang lain baik di lokasi penemuan maupun di jasad editor Metro TV Yodi Prabowo.

"Mengenai DNA dan sidik jari, dari polisi mengatakan DNA pisau baju helm rambut punya almarhum, dia tidak ada satu DNA pun milik orang lain,

kalau emang DNA tidak ada ngapain dia periksa 34 saksi, swab bahkan sampai divisum rekan di Metro TV, untuk apa?" kata Suwandi.

Suwandi mempertanyakan maksud Polisi memeriksa 34 saksi termasuk rekan Yodi Prabowo di Metro TV.

"Kalau meyakini tidak ada sidik jari dan DNA lain untuk apa diperiksa 34 saksi,

harusnya kalau DNA sidik jari tidak ada pelaku lain ya udah stop aja 3 hari umumin anak saya bunuh diri udah kelar," kata Suwandi.

Suwandi tak bisa menerima bila pemeriksaan terhadap 34 saksi tersebut termasuk dalam penyelidikan.

Halaman
123