TRIBUNNEWSMAKER.COM - Seorang guru kembali mendapatkan motornya yang cukup lama hilang.
Ia begitu bahagia barang berharganya itu bisa kembali setelah sebelumnya sempat pasrah.
Guru tersebut bernama Anwaruddin, 59, warga Dusun Karajan, RT 002/RW 001, Desa Kalijati, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang.
Ia sempat kehilangan motor sekitar satu bulan lalu.
Saat itu, istrinya pulang mengajar di SDN Kalijati dan memarkir motor di halaman rumah.
Anwar menyebutkan, motornya tidak dimasukkan ke dalam rumah lantaran istrinya akan berangkat kembali ke sekolah.
Namun saat hendak berangkat kembali, motornya sudah raib.
"Ditinggal masuk sekitar sepuluh menit. Sekitar jam setengah dua siang," kata Anwar di Mapolres Karawang.
Namun suatu siang, ia mendapat kabar dari kepala desa kalau motornya ditemukan.
Anwar diminta mengambil kendaraannya di Mapolres Karawang. Saat dilihat di polres, ternyata benar adalah motornya yang telah lama hilang.
Baca juga: Kecanduan Game Online, Remaja di Padang 11 Kali Lakukan Pencurian, Pelaku: Melihat dari YouTube
Baca juga: Bela Diri Tikam Begal, Korban Kini Jadi Tersangka, Sujud ke Ibu di Malam Kejadian: Merasa Bersalah
"Alhamdulillah, enggak disangka ketemu lagi," ucap Anwar yang juga guru itu.
Adapun Polres Karawang membekuk 19 pelaku pencurian kendaraan bermotor pada Operasi Kejahatan Kendaraan (Jaran) Lodaya selama 10 hari.
"Dari 19 pelaku terdapat 4 orang sebagai penadah. Di samping itu sebagian besar mereka ini warga Karawang, ada juga pelaku dari Bekasi dan Subang," kata Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono saat menggelar press release di Mapolres Karawang, Jumat (4/3/2022).
Aldi menyebut dua residivis, yaitu AZ dan RW, terpaksa ditembak polisi lantaran hendak kabur saat ditangkap.
"Ini kita lakukan tindakan tegas terukur, karena pada saat kita tangkap mereka mencoba melarikan diri," kata Aldi.