TRIBUNNEWSMAKER.COM - 250 ribu formasi dibuka pada seleksi CPNS 2024, fresh graduate akan ditempatkan di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Bagi fresh graduat peminat ASN, pada seleksi CPNS 2024 mungkin adalah kesempatan emas.
Pasalnya, seleksi CPNS 2024 kini membutuhkan banyak sekali lulusan fresh graduate.
Formasi rekrutmen CPNS 2024 nantinya akan diprioritaskan untuk penempatan di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini.
Rini menyebutkan, sejumlah kriteria CPNS 2024 yang akan dipindahkan ke IKN, yaitu memiliki nilai akademik yang bagus, memiliki skill, bisa multitasking serta menguasai literasi digital berdasarkan hasil asesmen Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Baca juga: Batas Usia Seleksi CPNS 2024 Kini 18-40 Tahun, Simak Jadwal Pendaftaran & Rincian Formasi Lengkapnya
Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas menyebut rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) untuk penempatan ke IKN akan disediakan sejumlah total 250.000-an formasi.
"Kami tadi dapat arahan dari Pak Presiden terkait soal rencana rekrutmen ASN fresh graduate yang jumlahnya lebih dari 200.000," kata Anas dikutip dari Kompas.com (26/2/2024).
"Pak Presiden tadi memerintahkan ke kami untuk mengulangi lagi bahwa rekrutmen ASN yang fresh graduate ini terutama untuk pemerintah pusat semuanya untuk (pindah) di IKN," imbuhnya.
"Jadi yang ke IKN punya kompetensi yang berbeda atau kompetensinya lebih, yang totalnya 250.000-an yang nanti akan kita alokasikan untuk IKN," jelasnya.
Kriteri ASN yang ditempatkan di IKN:
Menurutnya, ASN yang memilih untuk bergabung di IKN diharapkan memiliki keterampilan literasi digital yang mumpuni, kemampuan multitasking yang baik, dan pemahaman yang kuat terhadap substansi prinsip IKN.
Selain itu, ASN yang berkiprah di IKN diwajibkan untuk mempraktikkan nilai-nilai BerAKHLAK, yang merujuk pada Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Mereka diharapkan mampu menjalankan tugasnya dengan pola kerja terpadu yang mengedepankan fleksibilitas waktu dan lokasi.
Konsep pola kerja ini bertujuan untuk mendukung sistem kerja kolaboratif yang responsif dan efisien, yang memungkinkan ASN untuk berpikir cepat dan bertindak tangkas dalam menanggapi kebutuhan yang berkembang.
Baca juga: Seleksi CPNS & PPPK 2024 Segera Dibuka Maret, Dibutuhkan 419.146 Formasi ASN Guru Daerah