TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo yang menjadi perancang dekorasi pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka ternyata memiliki rekam jejak mentereng dalam bidang desain dan fashion.
Seperti yang diketahui, terlihat nuansa hijau mendominasi acara pelantikan Presiden-Wapres di Gedung Kura-Kura MPR Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2024).
Desain nusansa hijau yang terlihat dari lobi kedatangan tamu tersebut merupakan ide dari putra Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto.
Tampak sejumlah elemen seperti pohon-pohon, rerumputan, dan beranekaragam hayati.
Politikus Gerindra, Budisatrio Djiwandono, mengatakan Didit ingin menyampaikan nilai-nilai kultur budaya di Indonesia dalam rancangannya tersebut.
Ia menjelaskan, nuansa hijau dan pohon-pohon mencerminkan negara Indonesia yang beranekaragam hayati.
Baca juga: Visi dan Misi Prabowo Sebagai Presiden Terpilih 2024, Minta Menteri Mementingkan Kepentingan Rakyat
"Secara ide dan gagasan yang mengeskeskusi persiapan dekorasi di kompleks parlemen." kata Budisatrio Djiwandono dalam tayangan BreakingNews KompasTV, Minggu, (20/10/2024)
"Nilai-nilai kultur yang ingin disampaikan Mas Didit," sambungnya.
Nuansa hijau yang identik dengan pepohonan tersebut menggambarkan kekayaan alam tanah nusantara.
"Nuansa hijau, nuansa pohon-pohon, menggambarkan tanah Indonesia, alam Indonesia yang begitu kaya yang begitu beranekaragam," jelasnya.
Baca juga: Jelang Dilantiknya Prabowo-Gibran, TKN Ungkap Fokus Utama: Hilirisasi Jangan Sampai Gagal Lagi
Desain serba hijau karya Didit Hediprasetyo tersebut tentu memukau sejumlah tamu yang hadir dalam pelantikan Prabowo-Gibran.
Usut punya usut, Didit Hediprasetyo telah lama melanglang buana dalam dunia desain dan fashion.
Bahkan karier Didit Hediprasetyo telah menembus persaingan global.
Paris, Prancis menjadi tempat Didit Hediprasetyo belajar dan merajut kariernya dalam bidang fashion.
Menjadi desainer, karya dari putra Prabowo Subianto tersebut sering menjadi langganan diva-diva dunia.