TRIBUNNEWSMAKER.COM - Seorang dosen di Tiongkok harus kehilangan pekerjaan setelah tindakan buruk yang dilakukannya.
Dosen bernama Wu ini dipecat setelah memalsukan identitasnya demi bisa berkencan dengan banyak mahasiswi.
Si dosen diketahui mengajar di Liaocheng University Dongchang College yang terletakdi provinsi Shandong.
Kampus tempat dosen tersebut mengajar pun buka suara dengan mengatakan kalau pihaknya telah meluncurkan penyelidikan setelah menerima surat informasi tentang salah satu dosennya yakni Wu.
Kampus menyimpulkan bahwa Wu, yang masih lajang, telah melanggar peraturan disiplin dan standar moral dosen.
Baca juga: Sikap Pegawai Buat Kecewa, Bos di Taiwan Bayar Gaji Terakhir dengan Uang Koin Senilai Rp 3,6 Juta
Melansir South China Moring Post, Wu yang memalsukan identitasnya saat berpacaran dengan sejumlah mahasiswi dari kampus lain ini memberikan dampak buruk.
Imbas dari kelakuan Wu, pihak kampus memutuskan untuk memecat dan mencabut sertifikat kualifikasi dosennya.
Tidak disebutkan siapa yang membocorkan rahasia Wu.
Surat itu menyebutkan bahwa ia telah menjadi dosen di departemen ekonomi kampus tersebut selama delapan tahun terakhir.
Selama periode ini, ia memalsukan nama, usia, pekerjaan, dan latar belakang keluarganya saat berkencan dengan lebih dari 10 siswa yang bukan dari kampusnya.
Pada awal tahun ini, ketika seorang wanita muda hamil, Wu memaksanya untuk menggugurkannya, seperti yang terungkap dalam surat informasi tersebut.
Wu mengatakan kepada wanita itu bahwa orang tuanya ingin dia mencari pacar dari keluarga istimewa.
Wu juga mengancam pacarnya untuk bunuh diri jika tidak melakukan aborsi.
Baca juga: Pengakuan Influencer Mukbang asal Tiongkok yang Cantik, Ternyata Pria yang Menyamar, Ada Alasan Haru
Surat itu mengatakan Wu menggunakan identitas lain saat berkencan karena dia menyadari bahwa pacar-pacarnya tidak sesuai dengan persyaratan orang tuanya.
Wu sendiri sudah memprediksi kalau suatu saat ia akan ketahuan dan dihukum oleh kampus terkait apa yang dilakukannya tersebut.