TRIBUNNEWSMAKER.COM - Menjelang masa libur sekolah, pemerintah tengah menyiapkan sejumlah insentif menarik bagi masyarakat yang ingin bepergian.
Salah satu langkah yang akan diambil adalah pemberian diskon tarif tol, tiket pesawat, serta kereta api (KA).
Kebijakan ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya pada kuartal kedua tahun ini.
"Jadi, momentum ini kita manfaatkan untuk membuat beberapa program. Nah, ini beberapa program yang disiapkan tentunya untuk mendorong pertumbuhan melalui apa yang bisa ditingkatkan melalui konsumsi," ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam rilis resmi, Sabtu (24/5).
Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menggenjot konsumsi masyarakat di sektor transportasi dan pariwisata.
Dengan adanya insentif tersebut, diharapkan masyarakat semakin terdorong untuk melakukan perjalanan selama masa liburan, baik untuk keperluan wisata maupun kunjungan keluarga.
Rincian lebih lanjut mengenai besaran diskon, rute yang mendapat potongan harga, serta periode pelaksanaan masih menunggu pengumuman resmi dari instansi terkait.
Dengan menurunnya biaya transportasi, diharapkan akan terjadi lonjakan aktivitas perjalanan yang pada gilirannya bisa menggairahkan sektor-sektor ekonomi lainnya, seperti perhotelan, kuliner, dan destinasi wisata lokal.
Kebijakan ini juga bertepatan dengan momen penting lainnya, yaitu pencairan gaji ke-13 bagi para pegawai negeri sipil (PNS).
Dengan tambahan pemasukan dan potongan biaya perjalanan, pemerintah berharap masyarakat akan lebih terdorong untuk bepergian, baik untuk berlibur maupun pulang kampung.
Dampaknya, sektor-sektor pendukung seperti pariwisata, kuliner, hingga UMKM pun diharapkan turut menggeliat.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut bahwa stimulus transportasi ini datang di waktu yang sangat tepat.
Menurutnya, insentif berupa diskon tarif perjalanan selama libur sekolah merupakan momentum strategis untuk mendorong daya beli masyarakat.
Langkah ini pun diharapkan mampu menjaga laju pertumbuhan ekonomi nasional tetap stabil, khususnya pada kuartal II 2025.
Salah satu stimulus terbesar yang akan diberikan adalah diskon tarif tol, yang dirancang untuk menjangkau hingga 110 juta pengendara selama periode libur sekolah.