Meski sebelumnya sudah minta maaf, rumah Puan Maharani digeruduk ratusan warga, putri Megawati diminta datang menemui masyarakat
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Gelombang unjuk rasa yang terjadi di Jakarta terus meluas dan kini mulai berujung pada aksi penjarahan rumah para pejabat negara.
Setelah rumah Ahmad Sahroni, Eko Patrio, Uya Kuya, dan Sri Mulyani menjadi sasaran, kini giliran kediaman Ketua DPR RI, Puan Maharani, yang diserbu massa.
Aksi penggerudukan di kediaman Puan Maharani tersebut terjadi pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 30–31 Agustus 2025.
Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, tampak ratusan warga menggeruduk rumah Puan yang juga dikenal sebagai putri dari Megawati Soekarnoputri.
Situasi ini menunjukkan eskalasi kemarahan publik terhadap elite politik di tengah isu kenaikan tunjangan dan ketimpangan sosial.
Baca juga: Rumah Ahmad Sahroni, Uya Kuya, Eko Patrio & Sri Mulyani Dijarah, Kini Kediaman Puan Ikut Dikepung
Makin malam, massa pun semakin ramai berkumpul di depan rumah Puan Maharani dan meminta politikus PDI-P itu untuk keluar menemui mereka.
Namun hingga berita ini tayang, belum ada informasi lebih lanjut apakah massa berhasil masuk ke dalam rumah atau tidak.
Sebelumnya, rumah Ahmad Sahroni, Uya Kuya, Eko Patrio, hingga Menteri Keuangan Sri Mulyani dilaporkan rusak usai digasak massa.
Aksi tersebut buntut pecahnya protes publik sejak 25 Agustus 2025 tekait isu kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR RI.
Publik juga dibuat makin geram setelah viralnya Kader Partai Amanat Nasioanal (PAN) Eko Patrio dan Uya Kuya karena berjoget ria dalam Sidang Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI pada 15 Agustus 2025 lalu.
Kemudian, kemarahan memuncak setelah seorang pengemudi ojek online tewas terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat demonstrasi berlangsung pada 28 Agustus.
Baca juga: Heboh DPR Naik Gaji Rp100 Juta, Ucapan Uya Kuya Viral Joget Kegirangan & Bilang Artis, Puan Bereaksi
Di tengah situasi yang masih belum kondusif, Puan Maharani akhirnya muncul ke publik melalui sebuah video resmi yang ditayangkan di Channel Youtube TVR Parlemen, Jumat (29/8/2025) kemarin.
Ia menyampaikan permohonan maaf atas kinerja legislatif yang saat ini dinilai belum sepenuhnya berjalan baik.
Puan pertama-tama mengucap belasungkawa atas meninggalnya Affan Kurniawan, driver ojek online alias ojol yang ditabrak mobil rantis brimob di Pejompongan.