Berita Viral
Pemimpin Iran Ali Khamenei Tewas, Abbas Araghchi Surati PBB, Protes Tindakan AS & Israel: Pengecut!
Pemimpin Iran Ali Khamenei tewas, Abbas Araghchi surati PBB, protes tindakan AS dan Israel: Pengecut!
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Hizbullah mengklaim serangan tersebut merupakan aksi balas dendam atas tewasnya Khamenei.
Eskalasi ini menandai babak baru konflik yang kian meluas, menyeret Lebanon kembali ke pusaran perang regional.
Mengutip Reuters, saksi mata melaporkan setidaknya ada belasan ledakan hebat yang menggetarkan ibu kota Lebanon tersebut.
Serangan yang dimulai sekitar pukul 02.40 waktu setempat itu menyasar distrik Dahiyeh, basis pertahanan kuat Hizbullah.
Suasana mencekam menyelimuti kota saat ribuan warga berusaha menyelamatkan diri.
Baca juga: Sosok Pihak yang Berkuasa Berdasar Konstitusi di Iran Usai Ali Khamenei Tewas, Pemimpinnya Terungkap
Jalan-jalan utama Beirut seketika macet total oleh kendaraan penduduk yang mengungsi, sementara sebagian lainnya terpaksa melarikan diri dengan berjalan kaki di bawah bayang-bayang kepulan asap hitam.
Kepala Staf Umum IDF, Eyal Zamir, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam atas keterlibatan Hizbullah dalam konflik ini.
"Hizbullah telah membuka front pertempuran melawan Israel semalam."
"Mereka memikul tanggung jawab penuh atas segala bentuk eskalasi yang terjadi saat ini," tegas Zamir dalam keterangan resminya.
Hingga berita ini diturunkan, militer Israel telah memerintahkan evakuasi massal bagi warga di lebih dari 50 desa di wilayah selatan dan timur Lebanon.
Hal ini mengisyaratkan bahwa serangan udara kemungkinan akan terus berlanjut dan bahkan meluas ke operasi darat.
Konflik yang awalnya terpusat pada ketegangan Israel-Iran kini resmi merembet ke Lebanon, memicu kekhawatiran dunia internasional akan terjadinya perang terbuka yang jauh lebih besar di kawasan Mediterania.
Donald Trump Ungkap Alasan Kenapa Keukeuh Serang Iran hingga Tewaskan Ali Khamenei
- Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, kembali menjadi sorotan dunia.
Pada Senin (2/3/2026), ia mengunggah video pidato terbarunya melalui media sosial miliknya, Truth Social, terkait serangan militer terhadap Iran.