Berita Viral
Pemimpin Iran Ali Khamenei Tewas, Abbas Araghchi Surati PBB, Protes Tindakan AS & Israel: Pengecut!
Pemimpin Iran Ali Khamenei tewas, Abbas Araghchi surati PBB, protes tindakan AS dan Israel: Pengecut!
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Dalam pidato tersebut, Trump membeberkan lima tujuan utama di balik operasi perang yang diberi nama ‘Epic Fury’, yang mulai dijalankan sejak Sabtu (28/2/2026).
Operasi ini disebutnya sebagai langkah strategis demi menjaga kepentingan nasional Amerika Serikat.
Pidato tersebut memuat pernyataan keras, mulai dari dalih melindungi rakyat Amerika hingga seruan perubahan rezim di Iran.
Baca juga: Sosok Pria yang Tunjuk & Teriaki Polisi saat Demo di Mabes Polri, Identitas Terungkap: Mahasiswa PNJ
Trump menegaskan bahwa langkah militer yang diambil bukan tanpa alasan, melainkan sebagai respons atas situasi yang menurutnya mengancam stabilitas dan keamanan global.
Ia juga menekankan bahwa pemerintahannya tidak akan ragu mengambil tindakan tegas jika kepentingan Amerika dinilai berada dalam bahaya.
Berikut lima poin utama yang disampaikan Trump dalam pidatonya:
1. Melindungi Rakyat Amerika
Trump menegaskan bahwa operasi militer dilakukan demi melindungi warga negaranya dari ancaman Iran.
Ia menyebut rezim Iran sebagai kelompok yang berbahaya dan mengancam keamanan nasional AS.
“Tujuan kami adalah untuk membela rakyat Amerika dengan melenyapkan ancaman nyata dari rezim Iran,” tegas Trump dalam pidatonya.
2. Menghancurkan Kemampuan Militer Iran
Dalam pidato tersebut, Trump menyampaikan komitmen untuk menghancurkan infrastruktur militer Iran, khususnya sektor persenjataan.
Pernyataan itu mengindikasikan operasi militer tidak hanya bersifat terbatas, tetapi menyasar kemampuan pertahanan strategis Iran.
“Kami akan menghancurkan rudal-rudal mereka dan meratakan industri rudal mereka ke tanah. Semuanya akan dilenyapkan sepenuhnya. Kami akan memusnahkan angkatan laut mereka,” ujarnya.
3. Mencegah Iran Memiliki Senjata Nuklir
Trump juga menjadikan isu program nuklir Iran sebagai alasan penyerangan.
Isu nuklir selama ini menjadi salah satu sumber ketegangan utama antara Washington dan Teheran di berbagai forum internasional.
“Ini adalah pesan yang sangat sederhana: mereka tidak akan pernah memiliki senjata nuklir,” katanya.